HUT Ke-75 Kemerdekaan RI
HomeEdukasiDetail Berita

Universitas Negeri Semarang (Unnes) Nonaktifkan Dosen Penghina Presiden


15/02/2020 119 Dibaca

Universitas Negeri Semarang (Unnes) Nonaktifkan Dosen Penghina Presiden

Foto : Rektor Unnes, Prof. Dr. Fathur Rokhman M.Hum

Indonesianer.com -- Universitas Negeri Semarang (Unnes) menonaktifkan salah seorang dosen berinisial SP dari tugas mengajarnya.

SP diduga melakukan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo melalui media sosial.

Rektor Unnes Fathur Rohkman di Semarang, Jumat, mengatakan kasus dugaan penghinaan terhadap kepala negara itu sudah terjadi cukup lama.

"Kejadiannya saat masa Pemilihan Presiden 2019," katanya.

Sebagaimana dilansir Antaranews Jateng, dosen Fakultas Bahas dan Seni itu diduga mengunggah beberapa konten yang isinya ujaran kebencian melalui akun media sosial Facebook miliknya.

SP, lanjut dia, kemudian diperiksa oleh tim siber Unnes hingga akhirnya turun surat berkaitan dengan pembinaan aparatur.

"Pembinaan berupa menonaktifkan dari tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Meski demikian status kepegawaiannya masih," katanya.

Ia menjelaskan pembebasan tugas yang mulai berlaku 12 Februari 2020 itu bertujuan untuk memperlancar proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan hingga ada keputusan tetap.

Fathur menegaskan Unnes akan bersikap tegas terhadap tenaga pendidik yang diduga memiliki ideologi merusak yang dikhawatirkan berdampak pada mahasiswa.


Antaranews.com
Editor: Joko Yuwono

Katalog KesehatanApexState Farm