Pengembangan tersebut menjadi bagian dari visi besar rumah sakit untuk membangun Islamic Global Teaching Hospital yang mampu bersaing di level internasional.
Di bawah arahan dr Agus, RSI Sultan Agung aktif mengembangkan konsep Autologous Regenerative Medicine, yakni metode terapi regeneratif menggunakan sel tubuh pasien sendiri untuk membantu memperbaiki jaringan maupun organ tubuh yang mengalami kerusakan.
Pendekatan ini dinilai menjadi salah satu inovasi penting dalam dunia kesehatan modern karena menggabungkan teknologi medis mutakhir dengan prinsip keamanan dan etika Islami.
Tidak hanya fokus pada penguatan layanan internal, RSI Sultan Agung juga mulai memperluas jejaring kerja sama luar negeri guna mempercepat pengembangan teknologi stem cell dan regenerative medicine.
Sejumlah kerja sama diketahui mulai dijalin dengan institusi kesehatan dari Korea Selatan dan Thailand yang memiliki perkembangan cukup maju dalam bidang terapi regeneratif.
Kolaborasi internasional tersebut diarahkan untuk mendukung transfer teknologi, peningkatan kompetensi tenaga medis, pengembangan riset, hingga penguatan standar pelayanan kesehatan modern.
Taman Nasional Gunung Leuser, Benteng Terakhir Kehidupan Liar di Jantung Sumatra
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:35 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:04 WIB
Edukasi
13 Des 2025, 23:42 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:36 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:35 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:34 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:33 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:32 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:58 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:41 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:39 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:35 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:30 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:18 WIB
Peristiwa
06 Agu 2025, 0:19 WIB
Inspirasi
01 Agu 2025, 19:21 WIB
Ekonomi
30 Jul 2025, 19:47 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 19:16 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:53 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:25 WIB