Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Sulawesi Utara
»
Ekonomi


KEK Likupang, Destinasi Wisata Maritim Unggulan Kelas Dunia di Sulawesi Utara

Foto: KEK Likupang dirancang untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia yang mengintegrasikan keindahan alam, budaya lokal, dan konservasi lingkungan hidup
Warta Konsumen Indonesia
Penulis: Joko Yuwono

Minahasa Utara, Indonesianer.com — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus yang dikembangkan dengan fokus pada pariwisata berkelanjutan.

Dengan luas area sekitar 1.500 hektar, KEK Likupang dirancang untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia yang mengintegrasikan keindahan alam, budaya lokal, dan konservasi lingkungan hidup.

Kawasan ini dikelola oleh PT Minahasa Permai Resort Development (MPRD) sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata di luar Bali.

Dengan potensi alam yang melimpah, seperti pantai berpasir putih, terumbu karang yang indah, dan keanekaragaman hayati laut, KEK Likupang bertujuan menarik wisatawan domestik dan internasional, dan diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi baru untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional, khususnya melalui sektor pariwisata, perhotelan, dan industri kreatif.

KEK Likupang menampung berbagai jenis akomodasi, mulai dari resor hingga vila di tepi pantai, yang dibagun dengan mempertimbangkan prinsip keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal.

Selain itu fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus Likupang memanfaatkan sumber energi terbarukan, antara lain seperti panel surya, untuk mengurangi dampak lingkungan.

Untuk menarik wisatawan internasional, KEK Likupang dilengkapi dengan marina modern yang mampu menampung kapal pesiar dan yacht, serta fasilitas pendukung lainnya antara lain restoran dan pusat kebugaran.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian alam, kawasan ini akan memiliki Pusat Konservasi Wallace yang fokus pada perlindungan spesies endemik Sulawesi dan edukasi lingkungan bagi pengunjung.

Pengelola KEK Likupang juga mengembangkan Kampung Budaya Minahasa untuk memperkenalkan budaya lokal, menampilkan rumah adat, seni budaya tradisional dan kuliner khas Minahasa.

Terdapat juga fasilitas untuk penyelenggaraan konferensi dan pameran sekala besar guna mendukung pengembangan sektor bisnis dan ekonomi kreatif.

KEK Likupang mengadopsi prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan dalam setiap aspek pengembangannya dengan menyediakan program edukasi bagi pengunjung mengenai pentingnya konservasi alam dan budaya lokal, melalui tur edukatif dan workshop.

Pengembangan kawasan dilakukan dengan menjaga kelestarian alam. Misalnya, konservasi hutan mangrove dan terumbu karang melalui program rehabilitasi dan pengelolaan lingkungan bertanggung jawab.

Masyarakat Minahasa selalu dilibatkan dalam proses pengembangan, baik dalam penyediaan layanan pariwisata maupun dalam pelestarian budaya dan lingkungan, sehingga memberi dampak yang positif bagi perekonomian lokal dan regional.

Melalui pelibatan dalam sektor pariwisata ini, masyarakat lokal dapat meningkatkan pendapatan melalui penyediaan layanan sehingga akan menyerap banyak tenaga kerja terutama sektor perhotelan, pemandu wisata, dan industri kreatif.

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang mempromosikan keindahan alam dan budaya Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, di kancah internasional, pengembangan kawasan ini secara otomatis mendorong peningkatan infrastruktur daerah, seperti jalan, pelabuhan, dan fasilitas umum, yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

KEK Likupang merupakan contoh pengembangan kawasan pariwisata yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Dengan potensi alam yang luar biasa dan dukungan dari berbagai pihak, kawasan ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi Sulawesi Utara dan Indonesia secara keseluruhan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

★★★★★

Sorotan


Menyelami Adat dan Budaya Bengkulu, Harmoni Tradisi dan Kehidupan Masyarakat

Menyelami Adat dan Budaya Bengkulu, Harmoni Tradisi dan Kehidupan Masyarakat

Tradisi 13 Jul 2026, 12:55 WIB

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Pilihan Redaksi

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Baca Juga

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Berita Lainnya

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua