Danantara dirancang untuk mengelola aset negara dengan total nilai mencapai Rp 14.700 triliun. Fokus investasinya mencakup berbagai sektor strategis seperti pengolahan logam, kecerdasan buatan, kilang minyak, energi terbarukan, dan produksi pangan. Tujuan utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 8 persen.
Danantara sering dibandingkan dengan Temasek Holdings, dana kekayaan negara milik Singapura yang telah beroperasi sejak 1974. Kedua lembaga ini memiliki kesamaan dalam hal tujuan, yaitu mengoptimalkan pengelolaan aset negara untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Namun, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara keduanya.
Dari segi struktur dan kepemilikan, Temasek Holdings beroperasi sebagai entitas komersial yang sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Singapura, dengan fokus pada investasi jangka panjang di berbagai sektor.
Sementara Danantara akan mengelola aset negara yang mencakup perusahaan-perusahaan BUMN besar seperti Bank Mandiri dan Pertamina.
Dalam hal independensi dan tata kelola, Temasek dikenal memiliki struktur tata kelola yang kuat dan independen, yang melindungi keputusan investasi dari intervensi politik.
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:36 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:35 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:34 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:33 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:32 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:58 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:41 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:39 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:35 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:30 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:18 WIB
Peristiwa
06 Agu 2025, 0:19 WIB
Inspirasi
01 Agu 2025, 19:21 WIB
Ekonomi
30 Jul 2025, 19:47 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 19:16 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:53 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:25 WIB
Inspirasi
19 Jul 2025, 8:58 WIB
Hotel
16 Jul 2025, 2:57 WIB
Hotel
16 Jul 2025, 2:44 WIB