Ekosistem rawa gambut dan perannya dalam perubahan iklim
Salah satu nilai utama dari Taman Nasional Berbak adalah kemampuannya dalam menyimpan karbon. Lahan gambut yang terdapat di kawasan ini terbentuk dalam waktu yang sangat lama dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Selama kondisi ekosistem tetap terjaga, karbon tersebut akan tetap tersimpan di dalam tanah.
Namun, ketika ekosistem terganggu, misalnya akibat pengeringan atau kebakaran, karbon yang tersimpan dapat dilepaskan ke atmosfer. Hal ini berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca dan mempercepat perubahan iklim.
Oleh karena itu, menjaga keberadaan kawasan seperti Berbak menjadi sangat penting. Tidak hanya untuk kepentingan nasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya global dalam mengatasi perubahan iklim.
Salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan kawasan ini adalah gangguan terhadap sistem hidrologi. Pada masa lalu, pembangunan kanal dilakukan untuk mengeringkan lahan. Namun, hal ini justru merusak keseimbangan alami dan menyebabkan gambut menjadi kering serta mudah terbakar.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai upaya restorasi telah dilakukan. Salah satunya adalah dengan menutup kanal-kanal tersebut agar air dapat kembali menggenangi lahan gambut. Upaya ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alami ekosistem dan mengurangi risiko kebakaran.
Taman Nasional Gunung Leuser, Benteng Terakhir Kehidupan Liar di Jantung Sumatra
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:35 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:04 WIB
Edukasi
13 Des 2025, 23:42 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:36 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:35 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:34 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:33 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:32 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:58 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:41 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:39 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:35 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:30 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:18 WIB
Peristiwa
06 Agu 2025, 0:19 WIB
Inspirasi
01 Agu 2025, 19:21 WIB
Ekonomi
30 Jul 2025, 19:47 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 19:16 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:53 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:25 WIB