Benteng Fort Du Bus merupakan salah satu situs sejarah penting yang berada di Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Meski kini hanya menyisakan reruntuhan dan bekas fondasi bangunan, keberadaan benteng tersebut memiliki nilai historis tinggi karena menjadi simbol awal kehadiran pemerintahan kolonial Belanda di wilayah Papua bagian selatan.
Nama Fort Du Bus diambil dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu, Leonard Pierre Joseph du Bus de Gisignies. Benteng ini dibangun sebagai pusat pertahanan sekaligus pos administrasi Belanda di pesisir Papua pada awal abad ke-19.
Sejarah Pendirian Benteng Fort Du Bus
Benteng Fort Du Bus didirikan Belanda pada tahun 1828 di Teluk Triton, wilayah Kaimana. Pendirian benteng tersebut berkaitan dengan upaya Belanda memperkuat klaim kekuasaan atas Papua sekaligus mengantisipasi pengaruh bangsa Eropa lain di kawasan timur Nusantara.
Pada masa itu, Belanda mulai meningkatkan perhatian terhadap Papua karena wilayah tersebut dianggap strategis dalam jalur pelayaran dan perdagangan. Selain itu, Belanda juga ingin memastikan bahwa Papua tetap berada dalam pengaruh Hindia Belanda setelah muncul kekhawatiran terhadap ekspansi Inggris dan kekuatan asing lainnya.
Pembangunan Fort Du Bus menjadi bagian dari ekspedisi resmi Belanda ke Papua yang dipimpin Komisaris Jenderal A.J. van Delden bersama sejumlah pejabat kolonial dan pasukan militer. Dalam ekspedisi tersebut, Belanda mendeklarasikan penguasaan atas wilayah Nieuw Guinea atau Papua.
Taman Nasional Gunung Leuser, Benteng Terakhir Kehidupan Liar di Jantung Sumatra
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:35 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:04 WIB
Edukasi
13 Des 2025, 23:42 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:36 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:35 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:34 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:33 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:32 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:58 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:41 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:39 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:35 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:30 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:18 WIB
Peristiwa
06 Agu 2025, 0:19 WIB
Inspirasi
01 Agu 2025, 19:21 WIB
Ekonomi
30 Jul 2025, 19:47 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 19:16 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:53 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:25 WIB