Saat ini Fort Du Bus menjadi salah satu situs sejarah yang mulai dikenal wisatawan dan peneliti sejarah. Meski belum sepopuler benteng kolonial di wilayah Indonesia barat, keberadaan benteng ini memiliki nilai penting dalam memahami sejarah Papua.
Pemerintah daerah Kaimana bersama sejumlah peneliti sejarah terus mendorong pelestarian kawasan Fort Du Bus agar tidak hilang akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.
Selain sebagai situs sejarah, kawasan Teluk Triton juga memiliki potensi wisata besar. Kombinasi antara wisata alam dan sejarah membuat Fort Du Bus memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sisi lain Papua Barat.
Benteng Fort Du Bus menjadi pengingat bahwa Papua memiliki jejak sejarah panjang dalam dinamika kolonialisme dan politik internasional. Dari reruntuhan benteng di tepi Teluk Triton itu, tersimpan kisah tentang ambisi kekuasaan, tantangan alam, dan perjalanan sejarah Papua dalam lintasan dunia kolonial. (*)
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB