Saat ini Fort Du Bus menjadi salah satu situs sejarah yang mulai dikenal wisatawan dan peneliti sejarah. Meski belum sepopuler benteng kolonial di wilayah Indonesia barat, keberadaan benteng ini memiliki nilai penting dalam memahami sejarah Papua.
Pemerintah daerah Kaimana bersama sejumlah peneliti sejarah terus mendorong pelestarian kawasan Fort Du Bus agar tidak hilang akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.
Selain sebagai situs sejarah, kawasan Teluk Triton juga memiliki potensi wisata besar. Kombinasi antara wisata alam dan sejarah membuat Fort Du Bus memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sisi lain Papua Barat.
Benteng Fort Du Bus menjadi pengingat bahwa Papua memiliki jejak sejarah panjang dalam dinamika kolonialisme dan politik internasional. Dari reruntuhan benteng di tepi Teluk Triton itu, tersimpan kisah tentang ambisi kekuasaan, tantangan alam, dan perjalanan sejarah Papua dalam lintasan dunia kolonial. (*)
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB