Di jantung Pulau Sulawesi Tengah berdiri sebuah kawasan konservasi yang menyimpan perpaduan luar biasa antara kekayaan alam dan warisan budaya kuno. Taman Nasional Lore Lindu merupakan salah satu taman nasional terpenting di Indonesia karena melindungi hutan hujan tropis pegunungan yang menjadi habitat berbagai satwa endemik Sulawesi sekaligus menyimpan ratusan situs megalit misterius yang usianya diperkirakan mencapai ribuan tahun.
Dengan luas lebih dari 217.000 hektare, kawasan ini membentang di antara pegunungan tinggi, lembah subur, dan hutan tropis yang masih relatif terjaga. Letaknya yang berada di wilayah Wallacea menjadikan Lore Lindu sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati paling unik di dunia.
Namun yang membuat taman nasional ini berbeda dari kawasan konservasi lain adalah keberadaan patung-patung batu raksasa, kalamba, dan berbagai peninggalan megalitik yang hingga kini masih menyimpan banyak misteri mengenai asal-usul pembuatnya.
Karena kombinasi antara nilai ekologis dan arkeologis yang luar biasa, Lore Lindu sering disebut sebagai salah satu kawasan paling menarik untuk dipelajari di Indonesia.
Sejarah dan Pembentukan Taman Nasional
Kawasan Lore Lindu terbentuk dari penggabungan beberapa kawasan konservasi yang telah lebih dahulu dilindungi, termasuk Suaka Margasatwa Lore Kalamanta dan Hutan Lindung Lindu.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Seni Tari Budaya
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB