Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jawa Timur
»
Desa Wisata


Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Foto: Sebagai penghasil apel malang, desa ini menawarkan tur petik buah langsung dari kebun hingga aktivitas edukasi pertanian dan perah susu
Pedoman Media Siber

Malang, Indonesianer.com -- Desa Wisata Gubugklakah adalah desa wisata di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Terletak di ketinggian 900–1.100 mdpl, desa ini berfungsi sebagai jalur gerbang utama menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan terkenal dengan agrowisata apel.

Di lereng timur Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Poncokusumo, terdapat sebuah desa yang menawarkan pengalaman wisata alam, budaya, dan kehidupan pedesaan yang masih terjaga. Desa Wisata Gubugklakah menjadi salah satu destinasi yang semakin dikenal karena keberhasilannya mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat tanpa kehilangan karakter lokalnya. Dikelilingi hamparan perkebunan, sawah, serta udara pegunungan yang sejuk, desa ini menjadi tempat ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan sekaligus menjelajahi berbagai objek wisata alam di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Secara geografis, Gubugklakah berada pada jalur utama menuju kawasan Gunung Bromo melalui Kabupaten Malang. Posisinya yang strategis membuat desa ini kerap menjadi tempat singgah sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan menuju lautan pasir Bromo ataupun menjelajahi destinasi alam lain di sekitar Poncokusumo. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Gubugklakah tidak lagi dipandang sekadar sebagai desa transit. Berbagai potensi lokal berhasil dikembangkan sehingga desa ini memiliki daya tarik tersendiri sebagai destinasi wisata yang layak dikunjungi.

Lanskap alam menjadi keunggulan utama Desa Wisata Gubugklakah. Perbukitan hijau berpadu dengan lahan pertanian yang membentang luas menciptakan panorama khas dataran tinggi Jawa Timur. Udara yang sejuk sepanjang hari membuat aktivitas berjalan kaki maupun bersepeda terasa menyenangkan. Pada pagi hari, kabut tipis sering menyelimuti area persawahan dan kebun apel, menghadirkan suasana yang tenang sekaligus memanjakan mata para pengunjung.

Mayoritas masyarakat Gubugklakah masih menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian dan perkebunan. Sayuran dataran tinggi seperti kubis, kentang, wortel, bawang daun, serta berbagai komoditas hortikultura menjadi hasil utama yang dipasarkan ke berbagai daerah. Selain itu, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu sentra buah apel di Kabupaten Malang. Aktivitas pertanian tersebut kemudian menjadi bagian dari atraksi wisata melalui konsep agrowisata, di mana wisatawan dapat melihat secara langsung proses budidaya tanaman bahkan ikut merasakan pengalaman memanen hasil kebun ketika musim panen tiba.

Sebagai desa wisata, Gubugklakah mengedepankan konsep Community Based Tourism atau pariwisata berbasis masyarakat. Pengembangan wisata dilakukan dengan melibatkan warga sebagai pelaku utama, mulai dari penyedia homestay, pemandu wisata, penyedia jasa transportasi lokal, pelaku UMKM, hingga pengelola berbagai atraksi wisata. Pendekatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga mendorong warga untuk menjaga kelestarian lingkungan dan budaya yang menjadi aset utama desa.

Salah satu daya tarik yang membuat wisatawan betah berada di Gubugklakah adalah suasana pedesaan yang masih alami. Jalan-jalan desa dipenuhi pepohonan rindang, suara burung masih mudah terdengar, sementara aktivitas masyarakat berlangsung dalam ritme yang relatif tenang. Pengalaman semacam ini menjadi sesuatu yang semakin langka bagi wisatawan yang sehari-hari hidup di kawasan perkotaan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua