Di kawasan Banten Lama yang dipenuhi jejak kejayaan masa silam, berdiri sisa-sisa benteng tua yang hingga kini masih menarik perhatian pengunjung dan peneliti sejarah. Dinding batu yang mulai aus, bastion yang masih tampak kokoh, serta lanskap yang menghadap kawasan pesisir menghadirkan suasana yang berbeda dibanding situs sejarah lain di Indonesia. Tempat itu adalah Benteng Speelwijk.
Bagi sebagian wisatawan, Benteng Speelwijk mungkin hanya terlihat sebagai reruntuhan peninggalan kolonial di dekat kawasan Masjid Agung Banten dan bekas pusat Kesultanan Banten. Namun di balik puing dan temboknya, tersimpan kisah yang jauh lebih besar tentang perdagangan rempah, diplomasi, konflik keluarga kerajaan, hingga strategi kolonial yang mengubah arah sejarah Banten.
Benteng ini merupakan salah satu heritage penting di Indonesia karena memperlihatkan bagaimana bangunan pertahanan tidak hanya berfungsi secara militer, tetapi juga menjadi simbol kekuasaan dan alat kontrol politik. Speelwijk lahir pada masa ketika Banten menjadi salah satu pelabuhan terpenting di Asia dan menjadi arena persaingan berbagai kekuatan internasional.
Keberadaan Benteng Speelwijk juga menghadirkan refleksi mengenai sisi kompleks sejarah Nusantara. Ia bukan sekadar monumen kemenangan atau kebanggaan, melainkan pengingat mengenai bagaimana konflik internal dan kepentingan asing dapat memengaruhi perjalanan sebuah kerajaan besar.
Di tengah kawasan Banten Lama yang sarat nilai religius dan sejarah kesultanan, Benteng Speelwijk berdiri sebagai saksi bisu masa ketika perdagangan lada dan jalur maritim menentukan arah politik kawasan.
Benteng VOC dan Konflik di Kesultanan Banten
Kuliner
28 Mei 2026, 11:28 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:22 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:12 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:46 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:42 WIB
Inspirasi
07 Mei 2026, 17:16 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:59 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:58 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:56 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:22 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:07 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 17:45 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 16:35 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 10:20 WIB
Kuliner
12 Apr 2026, 11:12 WIB
Edukasi
18 Jan 2026, 0:44 WIB
Ekonomi
17 Jan 2026, 23:33 WIB