Sejarah Benteng Speelwijk berkaitan erat dengan situasi politik Kesultanan Banten pada akhir abad ke-17. Pada masa itu, Banten dikenal sebagai kerajaan maritim yang makmur dan memiliki pengaruh besar melalui perdagangan lada serta hubungan internasional yang luas.
Pelabuhan Banten menjadi tempat pertemuan pedagang dari berbagai wilayah dunia, termasuk Arab, India, Tiongkok, hingga Eropa. Posisi strategis tersebut menjadikan Banten sebagai kawasan yang diperebutkan berbagai kekuatan kolonial, terutama VOC Belanda yang ingin menguasai jalur perdagangan rempah.
Benteng Speelwijk dibangun pada periode konflik internal Kesultanan Banten, terutama ketika terjadi ketegangan antara Sultan Ageng Tirtayasa dan putranya, Sultan Haji. Perselisihan politik antara ayah dan anak tersebut kemudian dimanfaatkan VOC untuk memperkuat pengaruhnya di wilayah Banten.
VOC memperoleh izin membangun benteng dengan alasan perlindungan dan keamanan. Pembangunan dimulai sekitar 1681–1682 dan berlangsung hingga pertengahan dekade tersebut. Benteng ini kemudian mengalami beberapa tahap perluasan pada periode berikutnya. Nama “Speelwijk” diambil dari nama Cornelis Janszoon Speelman, tokoh VOC yang kemudian menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda.
Perancangan benteng dikaitkan dengan arsitek Hendrick Loocaszoon Cardeel, figur yang memiliki hubungan menarik dengan sejarah Banten karena sebelumnya dikenal dekat dengan lingkungan Kesultanan sebelum bekerja bagi VOC.
Secara geografis, Benteng Speelwijk dibangun di kawasan Pamarican, tidak jauh dari pusat Kesultanan Banten dan wilayah pelabuhan. Letaknya memungkinkan VOC mengawasi aktivitas laut maupun perkembangan politik di sekitar kerajaan. Dengan posisi tersebut, benteng tidak hanya berfungsi sebagai pertahanan militer, tetapi juga pusat kontrol kolonial.
Kuliner
28 Mei 2026, 11:28 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:22 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:12 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:46 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:42 WIB
Inspirasi
07 Mei 2026, 17:16 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:59 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:58 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:56 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:22 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:07 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 17:45 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 16:35 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 10:20 WIB
Kuliner
12 Apr 2026, 11:12 WIB
Edukasi
18 Jan 2026, 0:44 WIB
Ekonomi
17 Jan 2026, 23:33 WIB