Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Banten
»
Benteng Kolonial


Benteng Speelwijk Banten, Saksi Runtuhnya Kejayaan Kesultanan Banten

Foto: Benteng ini merupakan salah satu heritage penting di Indonesia karena memperlihatkan bagaimana bangunan pertahanan tidak hanya berfungsi secara militer, tetapi juga menjadi simbol kekuasaan dan alat kontrol politik.
Pedoman Media Siber

Sejarah Benteng Speelwijk berkaitan erat dengan situasi politik Kesultanan Banten pada akhir abad ke-17. Pada masa itu, Banten dikenal sebagai kerajaan maritim yang makmur dan memiliki pengaruh besar melalui perdagangan lada serta hubungan internasional yang luas.

Pelabuhan Banten menjadi tempat pertemuan pedagang dari berbagai wilayah dunia, termasuk Arab, India, Tiongkok, hingga Eropa. Posisi strategis tersebut menjadikan Banten sebagai kawasan yang diperebutkan berbagai kekuatan kolonial, terutama VOC Belanda yang ingin menguasai jalur perdagangan rempah.

Benteng Speelwijk dibangun pada periode konflik internal Kesultanan Banten, terutama ketika terjadi ketegangan antara Sultan Ageng Tirtayasa dan putranya, Sultan Haji. Perselisihan politik antara ayah dan anak tersebut kemudian dimanfaatkan VOC untuk memperkuat pengaruhnya di wilayah Banten.

VOC memperoleh izin membangun benteng dengan alasan perlindungan dan keamanan. Pembangunan dimulai sekitar 1681–1682 dan berlangsung hingga pertengahan dekade tersebut. Benteng ini kemudian mengalami beberapa tahap perluasan pada periode berikutnya. Nama “Speelwijk” diambil dari nama Cornelis Janszoon Speelman, tokoh VOC yang kemudian menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Perancangan benteng dikaitkan dengan arsitek Hendrick Loocaszoon Cardeel, figur yang memiliki hubungan menarik dengan sejarah Banten karena sebelumnya dikenal dekat dengan lingkungan Kesultanan sebelum bekerja bagi VOC.

Secara geografis, Benteng Speelwijk dibangun di kawasan Pamarican, tidak jauh dari pusat Kesultanan Banten dan wilayah pelabuhan. Letaknya memungkinkan VOC mengawasi aktivitas laut maupun perkembangan politik di sekitar kerajaan. Dengan posisi tersebut, benteng tidak hanya berfungsi sebagai pertahanan militer, tetapi juga pusat kontrol kolonial.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Baca Juga

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Peristiwa

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Berita Lainnya

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua