Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu daerah wisata paling lengkap di Indonesia. Dalam satu wilayah, wisatawan dapat menikmati udara pegunungan, kawasan vulkanik yang mendunia, hingga deretan pantai eksotis di pesisir selatan. Di tengah jalur yang menghubungkan berbagai destinasi tersebut, terdapat sebuah desa wisata yang menawarkan suasana berbeda. Namanya Desa Wisata Sanankerto, yang lebih populer melalui objek wisatanya, Boon Pring.
Desa Wisata Sanankerto berada di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya cukup strategis karena berada di antara Kota Malang, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan pantai-pantai di pesisir selatan Kabupaten Malang. Posisi ini menjadikan Sanankerto sebagai tempat yang ideal untuk beristirahat sekaligus menikmati wisata alam sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi lain.
Meski belum sepopuler Gunung Bromo atau Pantai Balekambang, Desa Wisata Sanankerto memiliki daya tarik yang khas. Kawasan ini menawarkan perpaduan antara hutan bambu alami, danau yang tenang, udara pedesaan yang sejuk, serta aktivitas wisata berbasis masyarakat. Suasana yang ditawarkan jauh dari hiruk pikuk kota sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan ritme yang lebih santai.
Nama Boon Pring sendiri berasal dari dua kata. "Boon" berarti sumber atau mata air, sedangkan "pring" dalam bahasa Jawa berarti bambu. Nama tersebut menggambarkan karakter utama kawasan wisata ini, yaitu sumber mata air yang dikelilingi oleh rimbunnya hutan bambu. Kawasan ini telah lama menjadi bagian penting bagi masyarakat Sanankerto karena mata airnya menjadi salah satu sumber kehidupan warga sekitar.
Sebelum berkembang sebagai destinasi wisata, kawasan Boon Pring merupakan area konservasi mata air yang dijaga oleh masyarakat desa. Kesadaran untuk mempertahankan kelestarian lingkungan kemudian berkembang menjadi gagasan menjadikan kawasan tersebut sebagai objek wisata berbasis konservasi. Pendekatan ini membuat pembangunan wisata dilakukan tanpa menghilangkan fungsi utama kawasan sebagai daerah resapan air dan habitat berbagai jenis tumbuhan maupun satwa.
Saat memasuki kawasan Boon Pring, pengunjung langsung disambut oleh rimbunnya pepohonan bambu yang tumbuh menjulang tinggi. Cahaya matahari yang menembus sela-sela batang bambu menciptakan suasana teduh dan menenangkan. Suara dedaunan yang bergesekan tertiup angin berpadu dengan kicauan burung menghadirkan pengalaman yang berbeda dibandingkan objek wisata buatan.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:51 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:48 WIB