Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Bangka Belitung
»
Tradisi


Tradisi Muang Jong, Ritual Adat Larung Perahu di Bangka Belitung

Foto: Tradisi Muara Jong atau Muang Jong dikenal luas terutama di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, meskipun beberapa daerah lain di Bangka Belitung juga memiliki variasi upacara serupa yang berkaitan dengan kehidupan laut
Pedoman Media Siber
Penulis: Netty Aprilia

Belitung, Indonesianer.com -- Tradisi Muara Jong atau lebih dikenal dengan Muang Jong adalah ritual adat larung perahu yang diselenggarakan oleh suku Sawang (atau suku Sekak) di pesisir Kepulauan Bangka Belitung.

Muang Jong merupakan salah satu tradisi budaya paling khas di Kepulauan Bangka Belitung yang memperlihatkan eratnya hubungan masyarakat pesisir dengan laut. Melalui perahu mini yang dihias indah dan dilarungkan ke perairan, masyarakat mengekspresikan rasa syukur, doa, serta penghormatan terhadap warisan leluhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Tradisi ini menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat pesisir Bangka Belitung.

Di antara berbagai tradisi yang tumbuh di Kepulauan Bangka Belitung, Muang Jong memiliki tempat yang sangat istimewa. Tradisi ini bukan sekadar upacara adat, melainkan juga menjadi cerminan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan sejarah maritim yang telah membentuk kehidupan masyarakat pesisir selama ratusan tahun. Setiap kali tradisi ini digelar, suasana kampung berubah menjadi lebih semarak. Warga berkumpul di tepi pantai, para nelayan menghentikan aktivitasnya sejenak, sementara wisatawan datang untuk menyaksikan prosesi yang penuh nilai budaya.

Istilah "muang" dalam bahasa Melayu Bangka berarti membuang atau menghanyutkan, sedangkan "jong" merujuk pada perahu layar tradisional berukuran kecil yang dibuat menyerupai kapal kuno. Perahu inilah yang menjadi pusat dari seluruh rangkaian upacara. Jong dibuat dengan penuh ketelitian menggunakan kayu ringan, bambu, kain, kertas warna-warni, hingga berbagai ornamen yang mempercantik tampilannya.

Tradisi ini dikenal luas terutama di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, meskipun beberapa daerah lain di Bangka Belitung juga memiliki variasi upacara serupa yang berkaitan dengan kehidupan laut. Muang Jong biasanya dilaksanakan pada waktu tertentu sesuai kesepakatan masyarakat adat maupun tokoh kampung, sering kali setelah musim melaut atau pada momentum yang dianggap baik menurut tradisi setempat.

Bagi masyarakat pesisir, laut bukan hanya tempat mencari nafkah. Laut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ombak, angin, pasang surut, hingga musim ikan menjadi penentu keberlangsungan hidup keluarga nelayan. Oleh karena itu, muncul berbagai tradisi yang bertujuan menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan alam, salah satunya melalui Muang Jong.

Persiapan tradisi biasanya dimulai jauh sebelum hari pelaksanaan. Para pengrajin membuat jong secara gotong royong. Anak-anak muda ikut membantu menghias perahu, sementara para tetua kampung memberikan arahan agar bentuknya tetap mengikuti pakem yang diwariskan. Suasana kebersamaan ini menjadi salah satu nilai penting yang terus dipertahankan hingga sekarang.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua