Di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, terdapat sebuah kawasan konservasi yang menjadi rumah bagi berbagai satwa dan tumbuhan endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Taman Nasional Manupeu Tanah Daru merupakan salah satu taman nasional terpenting di Indonesia bagian timur karena melindungi hutan-hutan alami yang tersisa di Pulau Sumba, sebuah pulau yang terkenal dengan savana luas, budaya megalitik, dan kekayaan satwa endemiknya.
Taman nasional ini menjadi benteng terakhir bagi berbagai spesies burung langka yang hanya hidup di Sumba. Selain itu, kawasan ini juga berperan penting dalam menjaga sumber air, kestabilan ekosistem, dan keseimbangan lingkungan bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Berbeda dengan taman nasional lain yang terkenal karena gunung atau danau, Manupeu Tanah Daru menawarkan daya tarik berupa hutan hujan tropis, lembah-lembah yang masih alami, air terjun tersembunyi, serta keanekaragaman hayati yang sangat khas. Bagi pecinta alam dan pengamat burung, kawasan ini merupakan salah satu surga konservasi yang masih relatif belum banyak tersentuh wisata massal.
Sejarah dan Pembentukan Taman Nasional
Pulau Sumba memiliki karakter alam yang unik dibandingkan banyak pulau lain di Indonesia. Sebagian besar wilayahnya berupa savana dan hutan musim yang dipengaruhi oleh iklim yang relatif kering. Namun di beberapa bagian pulau, terutama di kawasan pegunungan dan lembah tertentu, masih terdapat hutan tropis yang menjadi habitat berbagai spesies endemik.
Untuk melindungi ekosistem tersebut, pemerintah menetapkan kawasan Manupeu dan Tanah Daru sebagai taman nasional pada tahun 1998. Nama taman nasional ini diambil dari dua kawasan utama yang menjadi inti konservasi, yaitu Manupeu dan Tanah Daru.
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:17 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 8:52 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 20:08 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:45 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:33 WIB