Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Purbakala
»
Detail Berita


Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Foto: Ditemukan alat-alat batu seperti beliung persegi, alat serpih, batu asah, dan bekas hunian masyarakat neolitik. Situs ini merupakan bukti kunci domestikasi tanaman purba di Jawa
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Banyuwangi, Indonesianer.com -- Situs Kendenglembu adalah kompleks situs arkeologi di Desa Karangharjo, Glenmore, Banyuwangi, yang menjadi bukti penting permukiman awal masa Neolitik (Zaman Batu Baru) dan kolonisasi Austronesia di Pulau Jawa. Situs ini menyimpan lapisan budaya dari masa prasejarah, klasik (Majapahit/Blambangan), hingga kolonial Belanda.

Di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di wilayah Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, terdapat sebuah situs arkeologi yang memiliki arti sangat penting dalam sejarah prasejarah Indonesia. Namanya Situs Kendenglembu. Sepintas, kawasan ini tampak seperti daerah pedesaan yang tenang dengan hamparan perkebunan dan perbukitan hijau. Namun, di balik lanskap tersebut tersimpan jejak kehidupan manusia ribuan tahun silam yang membuka pemahaman baru mengenai perkembangan masyarakat awal di Pulau Jawa.

Bagi dunia arkeologi, Kendenglembu bukan sekadar lokasi ditemukannya benda-benda kuno. Situs ini merupakan salah satu situs Neolitik terpenting di Indonesia karena memberikan bukti tentang kehidupan masyarakat yang telah mengenal pertanian, membuat gerabah, mengolah batu menjadi peralatan yang halus, serta membangun permukiman tetap. Temuan-temuan tersebut menjadikan Kendenglembu sebagai salah satu kunci untuk memahami perubahan besar dalam perjalanan peradaban manusia di Nusantara, ketika kehidupan berburu dan meramu perlahan bergeser menuju kehidupan yang lebih menetap.

Penelitian di kawasan ini telah berlangsung sejak masa kolonial dan terus berlanjut hingga sekarang. Berbagai ekskavasi yang dilakukan selama beberapa dekade menghasilkan data baru yang memperkaya pemahaman mengenai kehidupan masyarakat prasejarah di Jawa bagian timur. Bahkan, penelitian terbaru masih terus dilakukan untuk mengungkap hubungan antara lingkungan, pola permukiman, hingga praktik bercocok tanam yang berkembang di kawasan ini. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa Kendenglembu bukan hanya penting bagi sejarah lokal Banyuwangi, tetapi juga bagi kajian prasejarah Asia Tenggara secara lebih luas.

Pusat Kehidupan Masyarakat Neolitik di Jawa Timur

Situs Kendenglembu berada di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Lokasinya berada pada kawasan yang memiliki akses terhadap sumber air, lahan yang relatif subur, serta sumber batuan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan alat. Kombinasi kondisi alam tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kawasan ini dipilih sebagai tempat bermukim oleh manusia pada masa Neolitik.

Dalam kajian arkeologi, masa Neolitik dikenal sebagai periode ketika manusia mulai menjalani kehidupan yang jauh lebih menetap dibandingkan masa sebelumnya. Mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada hasil berburu dan mengumpulkan makanan, melainkan mulai mengembangkan kegiatan bercocok tanam dan mengelola sumber daya alam di sekitarnya. Perubahan ini merupakan salah satu tonggak terpenting dalam sejarah perkembangan manusia.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Festival Pesona Tambora, Mengenang Letusan yang Pernah Mengguncang Dunia

Festival Pesona Tambora, Mengenang Letusan yang Pernah Mengguncang Dunia

Festival Budaya

Festival Danau Limboto, Merayakan Pesona Warisan Budaya Gorontalo

Festival Danau Limboto, Merayakan Pesona Warisan Budaya Gorontalo

Festival Budaya

Karapan Sapi Madura, Balapan Sapi Tradisional yang Sarat Prestise Budaya

Karapan Sapi Madura, Balapan Sapi Tradisional yang Sarat Prestise Budaya

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Nusantara

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Istana Nusantara

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Nusantara

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Istana Nusantara

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Istana Nusantara

Baca Juga

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Berita Lainnya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua