Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Purbakala
»
Detail Berita


Situs Cipari Kuningan, Menelusuri Jejak Peradaban Prasejarah di Kaki Gunung Ciremai

Foto: Kawasan ini terletak pada ketinggian sekitar 661 meter di atas permukaan laut dan berada di lereng Gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Kuningan, Indonesianer.com -- Situs Purbakala Cipari merupakan situs peninggalan megalitik di Kabupaten Kuningan. Situs ini diduga sebagai sebuah situs desa permukiman purbakala dengan karakateristik peninggalan bangunan megalitik, seperti kubur batu dan menhir.

Di tengah sejuknya udara Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berdiri sebuah situs arkeologi yang menjadi saksi perjalanan panjang manusia ribuan tahun silam. Tidak jauh dari pusat kota, tepatnya di wilayah Cigugur, terdapat Situs Cipari, sebuah kawasan purbakala yang menyimpan jejak kehidupan masyarakat prasejarah di kaki Gunung Ciremai. Bagi pecinta sejarah dan wisata budaya, tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata pada umumnya. Di sini, pengunjung tidak hanya menikmati panorama alam pegunungan yang asri, tetapi juga dapat menelusuri peninggalan masa lalu yang membantu menjelaskan bagaimana nenek moyang Nusantara hidup, bermukim, dan membangun kebudayaan mereka.

Situs Cipari dikenal sebagai salah satu situs megalitik terpenting di Jawa Barat. Keberadaannya memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat pada masa akhir Neolitikum hingga awal masa perundagian, ketika manusia mulai mengenal penggunaan logam, khususnya perunggu. Temuan-temuan yang ditemukan di kawasan ini menjadikan Cipari sebagai salah satu lokasi penting dalam kajian arkeologi Indonesia, karena menunjukkan adanya perkembangan budaya yang cukup maju pada masanya.

Lokasi situs berada di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Kawasan ini terletak pada ketinggian sekitar 661 meter di atas permukaan laut dan berada di lereng Gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat. Lingkungan yang relatif sejuk dan subur diduga menjadi salah satu alasan mengapa wilayah ini dipilih sebagai tempat bermukim oleh masyarakat prasejarah ribuan tahun lalu. Hingga kini, suasana alam yang tenang masih menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang ke lokasi.

Penemuan Situs Cipari bermula pada awal dekade 1970-an ketika ditemukan sebuah peti kubur batu yang merupakan salah satu ciri khas kebudayaan megalitik. Temuan tersebut kemudian menarik perhatian para arkeolog untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Ekskavasi secara sistematis mulai dilakukan pada tahun 1975 di bawah pimpinan arkeolog Teguh Asmar. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan berbagai artefak penting yang membantu mengungkap kehidupan masyarakat masa lampau di kawasan tersebut.

Seiring berjalannya waktu, kawasan ini tidak hanya dipertahankan sebagai situs arkeologi, tetapi juga dikembangkan menjadi taman purbakala dan museum situs yang dapat dikunjungi masyarakat umum. Dengan demikian, Situs Cipari berfungsi sebagai tempat pelestarian warisan budaya sekaligus sarana edukasi bagi generasi masa kini.

Jejak Kehidupan Masyarakat Prasejarah di Cipari

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Baca Juga

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Budaya

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua