Pengembangan sektor ini diharapkan akan mampu meningkatkan daya saing produk-produk elektronik Indonesia di pasar global dan menarik investasi asing di bidang teknologi tinggi.
Kawasan ini nantinya dilengkapi dengan fasilitas energi bersih, antara lain panel surya, turbin angin, dan turbin gas, serta Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan emisi rendah karbon, guna mendukung kebutuhan energi secara berkelanjutan.
Selain untuk memenuhi kebutuhan sendiri, PLTU yang dibangun di kawasan Tanjung Sauh juga akan membantu mememenuhi kebutuhan listrik bagi sektor industri dan rumah tangga di Batam dan Bintan.
Selain itu, KEK Tanjung Sauh nantinya juga akan berperan sebagai pusat logistik dan distribusi yang menghubungkan pasar nasional dan internasional.
Dengan adanya pelabuhan saat ini yang rencananya akan dikembangan sebagai pelabuhan taraf internasional, kawasan ini diharapkan mampu menampung hingga 5 juta TEUs (Twenty-foot Equivalent Units) dan menjadi gateway port modern .
Pelabuhan yang sedang dibangun di Pulau Tanjung Sauh direncanakan mampu menangani pengiriman melalui Selat Malaka tanpa transit dari Singapura, menjadikan KEK Tanjung Sauh sebagai pelabuhan utama yang menghubungkan Indonesia dengan pasar global:
Taman Nasional Gunung Leuser, Benteng Terakhir Kehidupan Liar di Jantung Sumatra
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:35 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:04 WIB
Edukasi
13 Des 2025, 23:42 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:36 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:35 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:34 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:33 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:32 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:58 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:41 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:39 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:35 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:30 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:18 WIB
Peristiwa
06 Agu 2025, 0:19 WIB
Inspirasi
01 Agu 2025, 19:21 WIB
Ekonomi
30 Jul 2025, 19:47 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 19:16 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:53 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:25 WIB