Di tengah perkembangan modern Kabupaten Jepara, masih tersimpan sebuah jejak sejarah panjang yang menjadi saksi pergulatan kekuasaan, perdagangan, dan militer di pesisir utara Jawa. Bangunan itu dikenal sebagai VOC Erfgoedpad-Oud Fort Japara atau lebih populer disebut Fort Japara XVI, sebuah benteng peninggalan kolonial yang berdiri di kawasan Ujungbatu.
Benteng ini bukan sekadar bangunan tua dari era kolonial Belanda. Di balik dinding-dinding batu karangnya, tersimpan cerita tentang perebutan jalur perdagangan, konflik kerajaan Nusantara, hingga transformasi Jepara sebagai kota pelabuhan penting sejak abad ke-17.
Keberadaan Fort Japara menunjukkan bahwa Jepara pernah menjadi salah satu titik strategis perdagangan internasional di Pulau Jawa. Bahkan, kota pelabuhan ini termasuk salah satu basis awal VOC di Jawa sejak sekitar tahun 1614. Pada masa itu, VOC memanfaatkan Jepara sebagai pusat pembelian beras untuk diperdagangkan kembali ke kawasan Maluku.
Namun perjalanan VOC di Jepara tidak selalu berjalan mulus. Konflik dengan Kesultanan Mataram menyebabkan loji dagang VOC di Jepara diserang pada tahun 1618. Sebagai balasan, VOC menghancurkan kota pelabuhan tersebut sebelum akhirnya kembali lagi pada 1651 dan menjadikan Jepara sebagai salah satu pusat penting aktivitas mereka di wilayah Mataram.
Dalam perkembangan berikutnya, Jepara bahkan pernah menjadi basis operasi militer VOC ketika menghadapi pemberontakan Trunojoyo pada 1677 di bawah komando Cornelis Speelman. Pada masa itu, Jepara memiliki posisi vital karena berada di jalur perdagangan pesisir utara Jawa yang menghubungkan berbagai kota pelabuhan penting.
Seiring meningkatnya ancaman keamanan, VOC kemudian membangun sistem pertahanan yang lebih kuat. Sekitar tahun 1719, loji dagang lama di Jepara diganti dengan benteng yang memiliki empat bastion setengah lingkaran. Selain itu, dibangun pula benteng kecil berbentuk persegi di kawasan perbukitan Danareja atau yang kini dikenal sebagai lokasi Fort Japara.
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB