Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jelajah
»
Detail Berita


Fort Japara XVI, Benteng VOC Belanda di Pesisir Pantai Jepara

Foto: Gerbang utama dengan tulisan “Fort Japara XVI” masih berdiri cukup megah dan menjadi ikon kawasan tersebut
Pemasangan Iklan
Oleh : Puji Kriswindarti

Memasuki abad ke-19, fungsi militer Fort Japara semakin berkurang. Pada 1830, bangunan-bangunan di dalam benteng sebagian besar dihancurkan, meskipun beberapa baterai pertahanan masih dipertahankan. Benteng tersebut kemudian hanya dikategorikan sebagai sistem pertahanan kelas empat yang digunakan menghadapi ancaman lokal.

Beberapa dekade kemudian, meriam-meriam benteng dipindahkan dan fungsi militernya semakin memudar. Pada 1870, Fort Japara resmi dihapus dari daftar benteng pertahanan Hindia Belanda. Meskipun demikian, sisa-sisa gerbang dan dinding benteng masih bertahan hingga awal abad ke-20 sebelum sebagian struktur kembali dibongkar akibat pembangunan permukiman di kawasan bukit tersebut.

Kini, Fort Japara telah berubah menjadi salah satu situs wisata sejarah di Jepara. Area benteng mengalami sejumlah penataan sehingga tampak lebih rapi dan menjadi ruang terbuka hijau yang dapat dikunjungi masyarakat. Gerbang utama dengan tulisan “Fort Japara XVI” masih berdiri cukup megah dan menjadi ikon kawasan tersebut.

Di dalam area benteng, pengunjung dapat menemukan taman, pepohonan, serta area pandang yang menghadap ke Teluk Jepara. Dari sisi barat benteng, panorama kota dan laut dapat terlihat cukup jelas, menghadirkan suasana yang memadukan wisata sejarah dengan wisata lanskap.

Selain itu, kawasan benteng juga berdekatan dengan kompleks makam tua Belanda dan Tionghoa serta Taman Makam Pahlawan Giri Dharma. Keberadaan situs-situs tersebut memperlihatkan bahwa kawasan Ujungbatu pernah menjadi wilayah penting yang dihuni berbagai komunitas pada masa kolonial.

Dalam beberapa tahun terakhir, Fort Japara mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi sejarah. Pemerintah daerah dan sejumlah komunitas sejarah mencoba mengangkat kembali nilai historis benteng ini agar lebih dikenal generasi muda. Penataan taman, jalur pedestrian, hingga ruang terbuka publik menjadi bagian dari upaya revitalisasi kawasan bersejarah tersebut.



Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Prospek Lulusan dan Dunia Kerja, Menyiapkan Karier Mahasiswa di Era Kompetitif

Edukasi

Tips Memilih Program Studi Terbaik 2026, Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa

Edukasi

10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025

Edukasi

KEK Industropolis Batang, Kawasan Industri Manufaktur Modern yang Berkelanjutan

Ekonomi

KEK Edukasi, Teknologi dan Kesehatan, Pusat Pendidikan dan Inovasi Asia Tenggara

Ekonomi

Pemasangan Iklan

Pilihan Redaksi

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam Miliki Fasilitas Medis Setara Singapura dan Malaysia

Ekonomi

KEK Likupang, Destinasi Wisata Maritim Unggulan Kelas Dunia di Sulawesi Utara

Ekonomi

KEK Tanjung Sauh Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Elektronik Indonesia

Ekonomi

KEK Singhasari Fokus Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital dan Kultural

Ekonomi

KEK Batam Aero Technic Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Aviasi di Asia Tenggara

Ekonomi

Pemasangan Iklan

Baca Juga

KEK Morotai, Motor Penggerak Industri Pariwisata dan Perikanan Indonesia Timur

Ekonomi

KEK Galang Batang Dikembangkan Sebagai Pusat Industri Pengolahan Bauksit

Ekonomi

KEK Arun Lhokseumawe Berpotensi Jadi Basis Pengembangan Industri Energi Nasional

Ekonomi

KEK Sei Mangkei, Pusat Hilirisasi Sawit dan Karet dengan Infrastruktur Modern

Ekonomi

Indonesia Pemimpin Dunia dalam Konservasi Biodiversitas melalui Proyek Enable dan Spare

Peristiwa

Pemasangan Iklan

Berita Lainnya

Dr. Teuku Syahrul Ansari, Akademisi, Praktisi Hukum dan Penggerak Business Judgement Rule di Indonesia

Inspirasi

KEK Nongsa Digital Park Batam, Pijakan Digital Bridge Indonesia di Asia Tenggara

Ekonomi

11 Pelabuhan Laut Era Jokowi Dorong Konektifitas Ekonomi Maritim Indonesia

Perspektif

Selama 10 Tahun Jokowi Bangun 53 Bendungan Perkuat Ketahanan Pangan dan Irigasi

Perspektif

Jalan Tol Warisan Jokowi Sepanjang 2.432 Km, Indonesia Makin Terhubung

Perspektif

Pemasangan Iklan
Eksplorasi
Lihat Semua