Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Eksplorasi
»
Detail Berita


Dari Rafflesia hingga Harimau, Pesona Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang Memikat

Foto: Selain mamalia besar, kawasan ini juga dihuni oleh berbagai jenis primata seperti siamang, lutung, dan monyet ekor panjang.
Pemasangan Iklan
Oleh : Puji Kriswindarti

Tanggamus, Indonesianer.com -- Di ujung selatan Pulau Sumatra, hamparan hutan tropis masih bertahan di tengah tekanan zaman. Di sanalah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan berdiri sebagai benteng terakhir bagi berbagai satwa langka yang kini semakin sulit ditemukan di alam liar. Kawasan ini bukan sekadar hutan lindung, melainkan salah satu ekosistem paling penting yang tersisa di Indonesia.

Dengan luas mencapai sekitar 356 ribu hektare, taman nasional ini membentang sepanjang pegunungan Bukit Barisan dan mencakup tiga provinsi sekaligus: Lampung, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Lanskapnya sangat beragam, mulai dari hutan dataran rendah, perbukitan, hingga kawasan pesisir yang langsung berbatasan dengan Samudra Hindia.

Keunikan utama Bukit Barisan Selatan terletak pada kekayaan biodiversitasnya yang luar biasa. Kawasan ini menjadi habitat bagi berbagai spesies langka dan dilindungi, termasuk tiga satwa kunci Sumatra: gajah, harimau, dan badak. Kombinasi keberadaan ketiga spesies ini dalam satu kawasan menjadikan taman nasional ini sebagai salah satu area konservasi paling krusial di dunia.

Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) menjadi predator puncak yang menjaga keseimbangan ekosistem di dalam hutan ini. Keberadaannya menunjukkan bahwa rantai makanan masih berjalan dengan baik, meskipun populasinya terus menghadapi ancaman serius. Selain itu, terdapat pula gajah Sumatra yang kerap berpindah dalam kelompok besar, serta badak Sumatra yang kini sangat langka dan menjadi fokus utama konservasi global.

Selain mamalia besar, kawasan ini juga dihuni oleh berbagai jenis primata seperti siamang, lutung, dan monyet ekor panjang. Burung-burung endemik juga banyak ditemukan di sini, menjadikannya surga bagi para pengamat burung. Bahkan, beberapa spesies reptil dan amfibi langka juga menjadikan kawasan ini sebagai habitatnya.

Dari sisi flora, Bukit Barisan Selatan memiliki keanekaragaman yang tidak kalah mengagumkan. Hutan hujan tropisnya dipenuhi berbagai jenis pohon besar, tanaman obat, hingga bunga langka seperti Rafflesia arnoldii dan bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum). Vegetasi yang rapat dan berlapis-lapis menciptakan ekosistem yang kompleks dan stabil.

Selain sebagai kawasan konservasi, taman nasional ini juga menawarkan potensi wisata alam yang menarik. Salah satu destinasi yang cukup dikenal adalah kawasan Sukaraja Atas di Lampung Barat, yang menjadi pintu masuk bagi wisatawan yang ingin menjelajahi hutan. Dari sini, pengunjung dapat melakukan trekking, mengamati satwa liar, hingga menikmati keindahan alam yang masih alami.



Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


KEK Industropolis Batang, Kawasan Industri Manufaktur Modern yang Berkelanjutan

Ekonomi

KEK Edukasi, Teknologi dan Kesehatan, Pusat Pendidikan dan Inovasi Asia Tenggara

Ekonomi

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam Miliki Fasilitas Medis Setara Singapura dan Malaysia

Ekonomi

KEK Likupang, Destinasi Wisata Maritim Unggulan Kelas Dunia di Sulawesi Utara

Ekonomi

KEK Tanjung Sauh Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Elektronik Indonesia

Ekonomi

Pemasangan Iklan

Pilihan Redaksi

KEK Singhasari Fokus Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital dan Kultural

Ekonomi

KEK Batam Aero Technic Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Aviasi di Asia Tenggara

Ekonomi

KEK Morotai, Motor Penggerak Industri Pariwisata dan Perikanan Indonesia Timur

Ekonomi

KEK Galang Batang Dikembangkan Sebagai Pusat Industri Pengolahan Bauksit

Ekonomi

KEK Arun Lhokseumawe Berpotensi Jadi Basis Pengembangan Industri Energi Nasional

Ekonomi

Pemasangan Iklan

Baca Juga

KEK Sei Mangkei, Pusat Hilirisasi Sawit dan Karet dengan Infrastruktur Modern

Ekonomi

Indonesia Pemimpin Dunia dalam Konservasi Biodiversitas melalui Proyek Enable dan Spare

Peristiwa

Dr. Teuku Syahrul Ansari, Akademisi, Praktisi Hukum dan Penggerak Business Judgement Rule di Indonesia

Inspirasi

KEK Nongsa Digital Park Batam, Pijakan Digital Bridge Indonesia di Asia Tenggara

Ekonomi

11 Pelabuhan Laut Era Jokowi Dorong Konektifitas Ekonomi Maritim Indonesia

Perspektif

Pemasangan Iklan

Berita Lainnya

Selama 10 Tahun Jokowi Bangun 53 Bendungan Perkuat Ketahanan Pangan dan Irigasi

Perspektif

Jalan Tol Warisan Jokowi Sepanjang 2.432 Km, Indonesia Makin Terhubung

Perspektif

Prabowo, Gibran, dan Jokowi Dijadwalkan Hadir dalam Kongres PSI di Solo

Inspirasi

20 Hotel Syariah dan Akomodasi Islami Terbaik di Malang, Jawa Timur

Hotel

20 Rekomendasi Hotel Syariah dan Akomodasi Islami yang Nyaman di Denpasar Bali

Hotel

Pemasangan Iklan
Peristiwa
Lihat Semua
Eksplorasi
Lihat Semua