Saat ini Benteng Kalamata telah menjadi salah satu ikon wisata sejarah Kota Ternate. Pemerintah daerah melakukan pemugaran dan konservasi agar bangunan tersebut tetap terjaga sebagai warisan budaya.
Benteng ini tidak hanya menarik bagi wisatawan umum, tetapi juga peneliti sejarah, mahasiswa, dan fotografer. Banyak wisatawan datang untuk mempelajari jejak kolonialisme di Maluku sekaligus menikmati suasana pantai yang tenang.
Berbagai kegiatan budaya juga kerap digelar di kawasan benteng, mulai dari festival seni hingga pertunjukan budaya lokal. Hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan sejarah Ternate kepada generasi muda.
Keberadaan Benteng Kalamata menjadi pengingat bahwa Maluku pernah menjadi pusat perdagangan dunia yang memengaruhi politik internasional. Dari benteng kecil di tepi laut ini, sejarah panjang perebutan rempah-rempah dunia pernah berlangsung.
Benteng Kalamata bukan sekadar bangunan tua peninggalan kolonial, tetapi simbol perjalanan sejarah, perlawanan, dan identitas masyarakat Ternate yang tetap hidup hingga sekarang. (*)
Taman Nasional Gunung Leuser, Benteng Terakhir Kehidupan Liar di Jantung Sumatra
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:35 WIB
Edukasi
14 Des 2025, 0:04 WIB
Edukasi
13 Des 2025, 23:42 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:36 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:35 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:34 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:33 WIB
Ekonomi
11 Okt 2025, 16:32 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:58 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 8:41 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:39 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:35 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:30 WIB
Ekonomi
10 Okt 2025, 2:18 WIB
Peristiwa
06 Agu 2025, 0:19 WIB
Inspirasi
01 Agu 2025, 19:21 WIB
Ekonomi
30 Jul 2025, 19:47 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 19:16 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:53 WIB
Perspektif
30 Jul 2025, 18:25 WIB