Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Desa Wisata
»
Detail Berita


Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Foto: Desa Wisata Pujon Kidul menunjukkan bahwa pesona sebuah destinasi tidak selalu berasal dari bangunan megah atau wahana modern.
Pasang Iklan
Oleh : Anne Marie Heidija

Malang, Indonesianer.com — Kabupaten Malang dikenal memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik. Salah satu yang paling populer dalam beberapa tahun terakhir adalah Desa Wisata Pujon Kidul. Berlokasi di Kecamatan Pujon, desa ini berhasil mengubah potensi pertanian, peternakan, dan keindahan alam pedesaan menjadi destinasi wisata yang diminati berbagai kalangan.

Berada di dataran tinggi dengan udara yang sejuk, Pujon Kidul menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari taman rekreasi atau objek wisata buatan. Pengunjung dapat menikmati hamparan sawah, perbukitan hijau, aktivitas pertanian masyarakat, hingga berbagai wahana edukatif yang melibatkan warga setempat. Keberhasilan desa ini bahkan sering dijadikan contoh pengembangan wisata berbasis masyarakat di Indonesia.

Tidak mengherankan jika Desa Wisata Pujon Kidul menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang berlibur ke Malang dan Kota Batu.

Wisata Alam dan Kehidupan Pedesaan yang Menenangkan

Daya tarik utama Desa Wisata Pujon Kidul terletak pada suasana pedesaannya yang masih asri. Hamparan sawah hijau dengan latar pegunungan menciptakan panorama yang memanjakan mata. Kondisi geografis di dataran tinggi membuat udara di kawasan ini relatif sejuk sepanjang hari.

Salah satu ikon yang paling dikenal adalah Cafe Sawah, kawasan wisata kuliner yang memadukan konsep makan di tengah pemandangan persawahan. Tempat ini menjadi favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana santai sambil mencicipi berbagai hidangan khas daerah.

Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat mengikuti berbagai aktivitas edukatif seperti mengenal peternakan sapi perah, belajar mengelola hasil pertanian, petik sayur, hingga berbagai kegiatan outbound yang cocok untuk keluarga maupun rombongan pelajar.

Beberapa wahana tambahan seperti ATV, berkuda, jeep wisata, dan spot foto juga tersedia bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman yang lebih beragam. Kehadiran fasilitas tersebut membuat desa wisata ini menarik bagi berbagai kelompok usia.

Yang menarik, pengembangan wisata di Pujon Kidul tetap melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Banyak fasilitas wisata, homestay, usaha kuliner, dan kegiatan edukasi dikelola langsung oleh warga desa sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat setempat.

Rute Menuju Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Desa Wisata Pujon Kidul beralamat di Dusun Krajan, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Malang dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Dari Kota Batu, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Apabila berangkat dari Kota Malang, wisatawan dapat mengambil jalur menuju Kota Batu, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Pujon dan mengikuti petunjuk menuju Desa Wisata Pujon Kidul. Akses jalan menuju lokasi sudah beraspal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, beberapa ruas jalan menuju kawasan Pujon memiliki tanjakan dan tikungan yang cukup banyak sehingga pengemudi perlu tetap berhati-hati.

Untuk tiket masuk, terdapat beberapa informasi tarif yang berlaku pada tahun 2026. Sebagian sumber mencatat tiket masuk umum sekitar Rp12.500 hingga Rp13.000 per orang. Beberapa tiket bahkan disertai voucher yang dapat ditukarkan untuk makanan atau minuman tertentu. Tarif wahana tambahan seperti ATV, berkuda, jeep wisata, dan aktivitas lainnya dikenakan biaya terpisah sesuai jenis kegiatan yang dipilih. Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola.

Jam operasional kawasan wisata umumnya dimulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar 18.00–19.00 WIB setiap hari. Wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan lebih lama juga dapat menginap di homestay yang tersedia di lingkungan desa.

Desa Wisata Pujon Kidul menunjukkan bahwa pesona sebuah destinasi tidak selalu berasal dari bangunan megah atau wahana modern. Alam yang terjaga, kehidupan masyarakat yang autentik, dan semangat gotong royong dalam mengelola potensi desa justru menjadi kekuatan utamanya. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan wisata yang lebih dekat dengan alam dan budaya lokal, Pujon Kidul hadir sebagai pengingat bahwa kesederhanaan yang dirawat dengan baik dapat menjadi pengalaman yang berkesan bagi siapa saja yang berkunjung.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Pilihan Redaksi

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Baca Juga

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Berita Lainnya

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Pindang Patin Khas Palembang, Harmoni Asam Pedas dari Tepian Sungai Musi

Pindang Patin Khas Palembang, Harmoni Asam Pedas dari Tepian Sungai Musi

Kuliner

Sate Lilit Bali dan Keunikan Teknik Memasak Tradisional Pulau Dewata

Sate Lilit Bali dan Keunikan Teknik Memasak Tradisional Pulau Dewata

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua