Mangkunegaran dan Laku Tapa Bisu
Selain Kasunanan, Pura Mangkunegaran juga memiliki tradisi Kirab Malam 1 Suro yang tak kalah sakral. Setiap tahun, Mangkunegaran menyelenggarakan Kirab Pusaka Dalem sebagai bagian dari peringatan pergantian tahun Jawa.
Ciri khas kirab di lingkungan Mangkunegaran adalah pelaksanaan Laku Tapa Bisu. Para peserta berjalan tanpa berbicara dan tanpa alas kaki sepanjang perjalanan kirab. Keheningan tersebut bukan sekadar aturan seremonial, melainkan simbol pengendalian diri, kesederhanaan, dan refleksi batin.
Dalam falsafah Jawa, manusia perlu menyediakan ruang untuk mendengarkan suara hati dan mengevaluasi perjalanan hidupnya. Melalui tapa bisu, peserta diajak untuk menanggalkan hiruk-pikuk dunia sejenak dan memusatkan perhatian pada nilai-nilai spiritual yang lebih mendalam.
Jika Kasunanan dikenal dengan simbol Kebo Kyai Slamet, maka Mangkunegaran lebih menonjolkan nilai perenungan melalui ritual tapa bisu dan penghormatan terhadap pusaka-pusaka leluhur yang diwariskan oleh para Mangkunegara.
Keheningan yang Mengandung Kebijaksanaan
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:32 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:22 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:15 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:08 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:00 WIB
Perspektif
28 Mei 2026, 17:16 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:57 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:54 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:53 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:52 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:51 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:48 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:45 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:44 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:43 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:42 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:34 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:28 WIB