Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Kalimantan Tengah
»
Taman Nasional


Taman Nasional Tanjung Puting, Benteng Terakhir Orangutan Kalimantan

Foto: Tanjung Puting dikenal luas di tingkat internasional berkat berbagai program penelitian dan konservasi orangutan yang telah berlangsung selama puluhan tahun
Pedoman Media Siber

Kotawaringin Barat, Indonesianer.com -- Di jantung Pulau Kalimantan, membentang sebuah kawasan hutan rawa yang menjadi salah satu benteng terpenting bagi kelangsungan hidup orangutan di dunia. Kawasan itu adalah Taman Nasional Tanjung Puting, sebuah taman nasional yang terletak di bagian selatan Kalimantan Tengah dan dikenal luas sebagai salah satu pusat konservasi orangutan paling terkenal di Indonesia.

Bagi banyak wisatawan, nama Tanjung Puting identik dengan perjalanan menyusuri sungai menggunakan klotok, perahu kayu tradisional yang menjadi sarana utama menjelajahi kawasan hutan. Namun, taman nasional ini sesungguhnya memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar destinasi wisata alam. Kawasan ini merupakan salah satu ekosistem rawa gambut dan hutan dataran rendah terpenting di Asia Tenggara, sekaligus rumah bagi beragam satwa langka yang keberadaannya semakin terancam akibat kehilangan habitat.

Taman Nasional Tanjung Puting memiliki luas sekitar 415 ribu hektare. Kawasan ini mencakup berbagai tipe ekosistem, mulai dari hutan hujan dataran rendah, hutan rawa air tawar, hutan rawa gambut, hutan kerangas, mangrove, hingga hutan pantai. Keragaman habitat tersebut menjadikan Tanjung Puting sebagai salah satu kawasan konservasi dengan kekayaan hayati paling tinggi di Indonesia.

Sejarah perlindungan kawasan ini telah dimulai sejak masa Hindia Belanda. Pada dekade 1930-an, wilayah tersebut ditetapkan sebagai kawasan perlindungan satwa untuk menjaga populasi orangutan dan bekantan yang saat itu mulai menghadapi tekanan akibat aktivitas manusia. Status konservasinya terus berkembang hingga akhirnya ditetapkan sebagai taman nasional pada dekade 1980-an. Selain itu, UNESCO menetapkannya sebagai bagian dari jaringan Cagar Biosfer Dunia karena nilai ekologisnya yang sangat penting.

Saat ini, Tanjung Puting dikenal luas di tingkat internasional berkat berbagai program penelitian dan konservasi orangutan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Salah satu lokasi paling terkenal adalah Camp Leakey, pusat penelitian yang didirikan pada tahun 1971 dan menjadi tempat lahirnya berbagai penelitian penting mengenai perilaku orangutan liar.

Rumah Besar Orangutan dan Keanekaragaman Hayati Kalimantan

Daya tarik utama Tanjung Puting tentu saja adalah orangutan Kalimantan. Satwa ini merupakan salah satu primata terbesar di dunia sekaligus kerabat dekat manusia. Keberadaan orangutan menjadi simbol penting konservasi hutan tropis Indonesia karena kelangsungan hidupnya sangat bergantung pada keberadaan hutan yang sehat.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua