Di pesisir selatan Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Sukabumi, terdapat sebuah bentang alam yang sering membuat pengunjung terpukau saat pertama kali melihatnya dari ketinggian. Perbukitan hijau yang melengkung membentuk setengah lingkaran raksasa menghadap langsung ke Samudra Hindia menciptakan panorama yang berbeda dari kebanyakan lanskap pesisir di Indonesia. Kawasan tersebut dikenal sebagai Ciletuh Amphitheater, salah satu geosite paling penting di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Nama amphitheater digunakan karena bentuk alamnya menyerupai teater terbuka raksasa. Dari titik-titik pandang di sekitar kawasan, pengunjung dapat melihat deretan perbukitan yang tersusun melingkar mengelilingi dataran rendah dan mengarah ke Teluk Ciletuh. Bentuk ini bukan hasil karya manusia, melainkan hasil proses geologi yang berlangsung selama puluhan juta tahun.
Bagi wisatawan, Ciletuh Amphitheater menawarkan pemandangan yang sangat fotogenik. Namun bagi para geolog, kawasan ini merupakan jendela yang memperlihatkan sejarah panjang pembentukan Pulau Jawa. Berbagai jenis batuan yang tersingkap di kawasan ini menjadi bukti perjalanan geologi yang dimulai jauh sebelum Jawa memiliki bentuk seperti sekarang.
Keistimewaan Ciletuh Amphitheater menjadikannya salah satu geosite utama dalam kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Geopark ini memperoleh pengakuan sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks pada tahun 2018 karena memiliki warisan geologi yang bernilai internasional, dipadukan dengan kekayaan budaya dan keanekaragaman hayati yang khas.
Ketika berdiri di salah satu titik pandang seperti Puncak Darma, pengunjung dapat melihat secara jelas bentuk amphitheater alami tersebut. Perbukitan yang berlapis-lapis tampak seperti dinding raksasa yang mengelilingi kawasan Ciletuh. Pemandangan ini menjadi salah satu ikon geowisata paling terkenal di Jawa Barat dan sering disebut sebagai wajah utama Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Jejak Tumbukan Lempeng dan Pengangkatan Dasar Samudra
Museum
29 Mei 2026, 15:43 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:32 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:22 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:15 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:08 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:00 WIB
Perspektif
28 Mei 2026, 17:16 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:57 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:54 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:53 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:52 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:51 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:48 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:45 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:44 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:43 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:42 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:34 WIB