Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Geosite
»
Detail Berita


Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Foto: Ciletuh Amphitheater merupakan bukti bahwa keindahan alam sering kali lahir dari proses geologi yang berlangsung dalam rentang waktu yang hampir sulit dibayangkan manusia.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Keunikan Ciletuh Amphitheater tidak hanya terletak pada bentuk lanskapnya, tetapi juga pada batuan yang menyusunnya. Kawasan ini menyimpan catatan geologi yang sangat tua dibandingkan sebagian besar wilayah Pulau Jawa.

Para ahli geologi menemukan bahwa sejumlah batuan di kawasan Ciletuh berasal dari lingkungan samudra purba yang terbentuk puluhan juta tahun lalu. Beberapa batuan bahkan merupakan bagian dari kerak samudra dan sedimen laut dalam yang kemudian terangkat ke permukaan akibat aktivitas tektonik.

Proses tersebut berkaitan erat dengan pergerakan lempeng bumi yang membentuk Kepulauan Indonesia. Selama jutaan tahun, Lempeng Indo-Australia bergerak ke arah utara dan menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Interaksi kedua lempeng tersebut memicu berbagai proses geologi, termasuk pembentukan pegunungan, aktivitas vulkanik, dan pengangkatan batuan dari dasar laut menuju daratan.

Di kawasan Ciletuh, bukti proses tersebut dapat diamati melalui keberadaan berbagai jenis batuan yang berasal dari lingkungan geologi berbeda. Para peneliti menemukan batuan metamorf, batuan sedimen laut dalam, serta batuan vulkanik yang tersingkap di sejumlah lokasi. Keberagaman ini menjadikan Ciletuh sebagai salah satu laboratorium alam penting untuk mempelajari sejarah geologi Pulau Jawa.

Bentuk amphitheater yang menjadi ciri khas kawasan ini diyakini terbentuk melalui kombinasi proses tektonik dan erosi yang berlangsung dalam waktu sangat lama. Setelah batuan-batuan purba terangkat ke permukaan, hujan, sungai, dan proses pelapukan secara perlahan membentuk lembah-lembah dan perbukitan yang kemudian menghasilkan konfigurasi lanskap seperti yang terlihat saat ini.

Karena itulah, setiap sudut Ciletuh sebenarnya menyimpan cerita geologi yang berbeda. Tebing-tebing batu, sungai yang mengalir menuju pantai, hingga perbukitan yang mengelilingi teluk merupakan bagian dari sejarah bumi yang berlangsung selama puluhan juta tahun. Tidak banyak tempat di Indonesia yang mampu memperlihatkan rekaman geologi sepanjang dan sejelas kawasan ini.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Pilihan Redaksi

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Baca Juga

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Berita Lainnya

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua