Nama taman nasional berasal dari dua kawasan utama yang berada di dalamnya, yaitu Bantimurung dan Bulusaraung. Luas kawasan mencapai lebih dari 43.000 hektare yang mencakup pegunungan karst, hutan hujan tropis, sungai bawah tanah, dan berbagai ekosistem unik lainnya.
Keberadaan taman nasional ini sangat penting karena melindungi salah satu kawasan karst tropis terbesar dan paling kompleks di dunia.
Bentang Alam Karst yang Spektakuler
Daya tarik utama taman nasional adalah lanskap karst yang sangat luas dan mengesankan. Pegunungan kapur yang menjulang membentuk panorama unik yang berbeda dari pegunungan vulkanik yang lebih umum ditemukan di Indonesia.
Kawasan karst Maros-Pangkep yang berada dalam taman nasional dikenal sebagai salah satu bentang alam karst terbesar di Asia Tenggara. Bukit-bukit kapur berbentuk kerucut menjulang dari dataran rendah dan menciptakan pemandangan yang sangat khas.
Di bawah permukaan tanah, terdapat jaringan gua dan sungai bawah tanah yang terbentuk selama jutaan tahun melalui proses pelarutan batu kapur. Banyak gua di kawasan ini memiliki ornamen stalaktit dan stalagmit yang indah.
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB