Ketika sebagian besar wisatawan mengenal Bali karena pantai, pura, dan budayanya yang mendunia, di ujung barat pulau ini terdapat sebuah kawasan konservasi yang menyimpan kekayaan alam luar biasa. Taman Nasional Bali Barat merupakan satu-satunya taman nasional di Pulau Bali dan menjadi benteng terakhir bagi berbagai spesies langka, termasuk Jalak Bali yang terkenal.
Terletak di Kabupaten Buleleng dan Jembrana, taman nasional ini melindungi bentang alam yang sangat beragam, mulai dari hutan musim, savana, pegunungan, hutan mangrove, pantai, hingga terumbu karang. Kombinasi ekosistem darat dan laut tersebut menjadikan Bali Barat sebagai salah satu kawasan konservasi paling unik di Indonesia.
Dengan luas sekitar 190 kilometer persegi untuk kawasan daratan dan perairan konservasi yang mengelilinginya, taman nasional ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan Pulau Bali.
Sejarah dan Pembentukan Taman Nasional
Kawasan Bali Barat telah lama dikenal sebagai habitat berbagai satwa endemik dan ekosistem yang unik dibandingkan wilayah Bali bagian selatan yang lebih padat penduduk. Perhatian terhadap pentingnya perlindungan kawasan ini muncul sejak awal abad ke-20, terutama untuk menyelamatkan populasi Jalak Bali yang semakin terancam.
Pemerintah kemudian menetapkan kawasan ini sebagai taman nasional pada tahun 1995 untuk memperkuat upaya konservasi flora dan fauna yang hidup di dalamnya. Keberadaan taman nasional menjadi sangat penting karena sebagian besar wilayah Bali telah mengalami perkembangan pariwisata dan permukiman yang pesat. Saat ini Bali Barat menjadi pusat konservasi sekaligus destinasi wisata alam unggulan di Pulau Dewata.
Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera
05 Jul 2026, 16:51 WIB
Fauna
05 Jul 2026, 12:32 WIB
Flora
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Tradisi
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB