Di tengah Pulau Seram, pulau terbesar di Provinsi Maluku, terbentang sebuah kawasan konservasi yang menjadi salah satu pusat keanekaragaman hayati terpenting di Indonesia timur. Taman Nasional Manusela melindungi bentang alam yang luar biasa beragam, mulai dari hutan pantai, hutan hujan tropis dataran rendah, pegunungan berkabut, hingga puncak-puncak tinggi yang menjulang lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut.
Keunikan utama Manusela terletak pada perpaduan unsur flora dan fauna Asia, Australia, serta spesies endemik Maluku yang berkembang secara terisolasi selama jutaan tahun. Kondisi ini menjadikan Pulau Seram sebagai salah satu wilayah paling penting dalam kawasan biogeografi Wallacea.
Selain kekayaan alamnya, kawasan Manusela juga memiliki hubungan erat dengan budaya masyarakat adat Seram yang telah hidup berdampingan dengan hutan selama berabad-abad. Perpaduan antara alam liar, pegunungan megah, dan tradisi lokal menjadikan taman nasional ini sebagai salah satu kawasan konservasi paling menarik di Indonesia.
Sejarah dan Pembentukan Taman Nasional
Kesadaran akan pentingnya Pulau Seram bagi konservasi mulai berkembang sejak pertengahan abad ke-20 ketika para ilmuwan menemukan tingginya tingkat endemisitas flora dan fauna di kawasan ini.
Untuk melindungi kekayaan hayati tersebut, pemerintah Indonesia menetapkan kawasan Manusela sebagai taman nasional pada tahun 1997. Nama Manusela diambil dari Pegunungan Manusela yang membentang di bagian tengah Pulau Seram dan menjadi tulang punggung utama kawasan konservasi.
Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera
05 Jul 2026, 16:51 WIB
Fauna
05 Jul 2026, 12:32 WIB
Flora
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Tradisi
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB