Di pedalaman Pulau Kalimantan, jauh dari hiruk-pikuk kota dan jalur wisata populer, terbentang sebuah kawasan hutan hujan tropis yang menjadi salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati Borneo. Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya melindungi kawasan pegunungan, hutan primer, sungai-sungai jernih, dan habitat satwa liar yang sangat penting bagi kelestarian alam Kalimantan.
Taman nasional ini memiliki posisi yang unik karena berada di perbatasan dua provinsi, yaitu Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Nama taman nasional berasal dari dua gunung utama yang menjadi ikon kawasan, yaitu Bukit Baka dan Bukit Raya.
Selain menjadi rumah bagi berbagai spesies langka, kawasan ini juga merupakan bagian penting dari Heart of Borneo atau Jantung Kalimantan, sebuah wilayah konservasi lintas negara yang bertujuan melindungi hutan tropis terbesar yang masih tersisa di Pulau Borneo.
Sejarah dan Pembentukan Taman Nasional
Wilayah Bukit Baka dan Bukit Raya telah lama dikenal sebagai kawasan dengan nilai konservasi yang sangat tinggi. Hutan-hutan pegunungan di daerah ini menyimpan berbagai spesies flora dan fauna yang belum banyak terpengaruh oleh aktivitas manusia.
Untuk menjaga kelestarian kawasan tersebut, pemerintah Indonesia menetapkan wilayah ini sebagai taman nasional pada tahun 1992.
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:17 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 8:52 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 20:08 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:45 WIB