Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Geopark
»
Detail Berita


Taman Nasional Wasur, Serengeti Papua dari Ujung Timur Indonesia

Foto: Taman Nasional Wasur merupakan kawasan konservasi yang sering dijuluki Serengeti Papua ini jaraknya sangat dekat dari Kota Merauke, hanya berjarak sekitar 15 km atau dapat ditempuh dalam 20 hingga 30 menit perjalanan.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Salah satu daya tarik terbesar Wasur adalah kombinasi antara savana dan lahan basah yang jarang ditemukan di tempat lain di Indonesia. Pada musim kemarau, sebagian wilayah savana tampak menguning dan menyerupai padang rumput luas. Ketika musim hujan tiba, banyak area berubah menjadi rawa yang kaya akan kehidupan.

Perubahan musiman tersebut menciptakan habitat yang ideal bagi berbagai jenis satwa. Taman Nasional Wasur dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman burung tertinggi di Papua. Lebih dari 350 spesies burung telah tercatat hidup atau singgah di kawasan ini, termasuk berbagai jenis burung endemik Papua serta burung migran dari Australia, Selandia Baru, Jepang, Tiongkok, Rusia, dan wilayah Asia Timur lainnya.

Ketika musim migrasi tiba, ribuan burung air memenuhi rawa, danau, dan padang rumput yang tergenang air. Pemandangan ini menjadi salah satu fenomena alam paling menarik di Indonesia bagian timur. Berbagai jenis kuntul, ibis, trinil, cerek, dan burung air lainnya memanfaatkan Wasur sebagai tempat beristirahat dan mencari makan sebelum melanjutkan perjalanan panjang mereka.

Selain burung migran, kawasan ini juga menjadi habitat bagi berbagai spesies khas Papua. Burung kasuari selatan, salah satu burung terbesar di dunia yang tidak dapat terbang, masih dapat ditemukan di beberapa bagian taman nasional. Kasuari memiliki peran penting dalam penyebaran biji tumbuhan hutan dan menjadi salah satu ikon satwa Papua.

Mamalia yang hidup di Wasur juga menunjukkan karakter khas kawasan Australasia. Berbagai jenis kanguru pohon dan walabi hidup di kawasan ini, meskipun tidak selalu mudah ditemukan karena sifatnya yang cenderung pemalu. Salah satu satwa yang cukup terkenal adalah walabi lincah atau agile wallaby, yang memang berasal dari wilayah selatan Papua dan Australia Utara. Pada waktu-waktu tertentu, satwa ini dapat terlihat mencari makan di area terbuka.

Ekosistem rawa dan sungai Wasur juga menjadi habitat berbagai jenis ikan, reptil, dan amfibi. Buaya muara ditemukan di sejumlah perairan taman nasional, sementara ular dan biawak menghuni berbagai tipe habitat yang tersedia. Keberadaan predator-predator tersebut menunjukkan bahwa rantai makanan di kawasan ini masih berjalan dengan baik.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Pilihan Redaksi

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Baca Juga

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Berita Lainnya

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Pindang Patin Khas Palembang, Harmoni Asam Pedas dari Tepian Sungai Musi

Pindang Patin Khas Palembang, Harmoni Asam Pedas dari Tepian Sungai Musi

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua