Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Nusa Tenggara Barat
»
Taman Nasional


Taman Nasional Tambora, Menjelajahi Gunung yang Mengubah Iklim Dunia

Foto: Salah satu yang paling terkenal adalah Kerajaan Tambora yang terkubur material letusan dan sering disebut sebagai Pompeii dari Timur.
Warta Konsumen Indonesia

Sumbawa, Indonesianer.com -- Taman Nasional Tambora terletak di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Secara administratif, kawasan konservasi seluas 78.724,11 hektare ini berada di dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima. Taman nasional ini juga terkenal dengan kaldera raksasa sisa letusan dahsyat pada tahun 1815.

Di bagian utara Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, terbentang kawasan konservasi yang melindungi salah satu gunung paling terkenal dalam sejarah dunia. Taman Nasional Tambora merupakan rumah bagi Gunung Tambora, gunung berapi yang letusannya pada tahun 1815 tercatat sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah manusia. Peristiwa tersebut tidak hanya mengubah lanskap Pulau Sumbawa, tetapi juga memengaruhi iklim global dan menyebabkan fenomena yang dikenal sebagai Tahun Tanpa Musim Panas pada 1816.

Saat ini, kawasan Tambora menjadi salah satu destinasi wisata alam dan sejarah paling menarik di Indonesia. Hamparan savana luas, hutan tropis, kaldera raksasa, serta jejak peradaban yang hilang akibat letusan menjadikan taman nasional ini memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan kawasan konservasi lainnya.

Bagi para pencinta alam, Tambora menawarkan pengalaman menjelajahi salah satu lanskap vulkanik paling spektakuler di Nusantara. Sementara bagi sejarawan dan peneliti, kawasan ini merupakan laboratorium alam yang menyimpan kisah tentang salah satu bencana alam terbesar yang pernah terjadi di muka bumi.

Letusan 1815 yang Mengguncang Dunia

Nama Tambora dikenal dunia karena letusan dahsyat yang terjadi pada April 1815. Sebelum letusan, Gunung Tambora diperkirakan memiliki ketinggian lebih dari 4.000 meter dan menjadi salah satu gunung tertinggi di Nusantara.

Namun serangkaian ledakan vulkanik yang sangat kuat menghancurkan puncak gunung dan membentuk kaldera raksasa yang masih dapat disaksikan hingga sekarang. Material vulkanik terlontar ke atmosfer dalam jumlah luar biasa besar sehingga memengaruhi iklim global selama beberapa tahun berikutnya.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua