Pada tahun 2004, nama taman nasional diubah menjadi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone untuk menghormati jasa Nani Wartabone, tokoh perjuangan dari Gorontalo yang dikenal sebagai salah satu pelopor gerakan kemerdekaan Indonesia di kawasan Sulawesi.
Pergantian nama tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan terhadap jasa seorang pahlawan nasional, tetapi juga memperkuat hubungan antara kawasan konservasi dengan identitas sejarah masyarakat setempat.
Saat ini taman nasional mencakup wilayah administrasi beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Posisinya yang strategis menjadikan kawasan ini sebagai daerah tangkapan air penting yang mendukung kehidupan jutaan penduduk di sekitarnya.
Selain menjaga keseimbangan lingkungan, taman nasional juga berfungsi sebagai pelindung berbagai sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat lokal.
Surga Satwa Endemik Sulawesi
Daya tarik terbesar Bogani Nani Wartabone terletak pada kekayaan fauna endemiknya. Sulawesi dikenal sebagai salah satu pulau dengan evolusi satwa paling unik di dunia, dan taman nasional ini menjadi salah satu habitat terpenting bagi spesies-spesies tersebut.
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:17 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 8:52 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 20:08 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:45 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:33 WIB