Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku
»
Benteng Kolonial


Benteng Defensie, Jejak Sejarah Pertahanan VOC di Pulau Buru Maluku

Foto: Benteng Defensie dulunya berfungsi untuk mengontrol perdagangan rempah-rempah seperti cengkeh dan pala
Warta Konsumen Indonesia

Buru, Indonesianer.com -- Benteng Defensie (sering juga disebut Benteng Devensi atau Fort the Fency) adalah peninggalan sejarah VOC yang dibangun pada tahun 1758. Terletak di Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kaiyeli, Kabupaten Buru, Maluku, benteng ini dulunya berfungsi untuk mengontrol perdagangan rempah-rempah seperti cengkeh dan pala.

Benteng Defensie di Kabupaten Buru, Maluku, menjadi salah satu peninggalan sejarah yang memperlihatkan jejak panjang perjalanan kolonial di Kepulauan Maluku. Berdiri di kawasan yang dahulu memiliki nilai strategis dalam jalur perdagangan rempah-rempah, benteng ini bukan hanya menjadi simbol pertahanan militer pada masanya, tetapi juga saksi berbagai perubahan politik, ekonomi, dan sosial yang pernah berlangsung di Pulau Buru. Meskipun tidak semegah sejumlah benteng kolonial terkenal di Indonesia, keberadaan Benteng Defensie tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi pencinta sejarah, wisata budaya, maupun wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Pulau Buru.

Pulau Buru selama berabad-abad telah menjadi bagian penting dalam sejarah Maluku. Wilayah ini terkenal karena hasil hutan, rempah-rempah, dan letaknya yang strategis di antara jalur pelayaran Nusantara bagian timur. Tidak mengherankan apabila bangsa-bangsa Eropa, terutama Belanda, membangun berbagai fasilitas pertahanan untuk mengamankan kepentingan mereka. Benteng Defensie menjadi salah satu bukti nyata bagaimana kekuatan kolonial berupaya mengendalikan wilayah sekaligus menjaga stabilitas perdagangan yang sangat bernilai pada masa itu.

Kini, benteng tersebut menjadi destinasi wisata sejarah yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan wisata alam yang selama ini lebih dikenal di Pulau Buru. Wisatawan tidak hanya menikmati bangunan tua yang masih berdiri, tetapi juga dapat memahami kisah panjang yang membentuk identitas daerah tersebut.

Benteng Pertahanan yang Menjadi Saksi Perjalanan Sejarah Pulau Buru

Benteng Defensie diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan kolonial Belanda ketika Pulau Buru mulai memperoleh perhatian lebih sebagai wilayah strategis di Kepulauan Maluku. Nama "Defensie" sendiri berasal dari bahasa Belanda yang berarti "pertahanan", mencerminkan fungsi utama bangunan tersebut sebagai benteng militer.

Pada masa kolonial, Belanda membangun sejumlah benteng di berbagai wilayah Nusantara untuk mengamankan pusat perdagangan sekaligus mempertahankan wilayah kekuasaan mereka dari ancaman kerajaan lokal maupun bangsa Eropa lainnya. Di Maluku, benteng-benteng menjadi bagian penting dari sistem pengawasan jalur pelayaran yang menghubungkan berbagai pulau penghasil rempah-rempah.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua