Di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terdapat sebuah kawasan konservasi yang memiliki pemandangan sangat berbeda dibandingkan kebanyakan taman nasional di Indonesia. Jika sebagian besar taman nasional identik dengan hutan hujan tropis yang lebat, Taman Nasional Baluran justru terkenal karena hamparan savananya yang luas dan eksotis. Lanskap inilah yang membuat Baluran mendapat julukan populer sebagai Little Africa in Java atau Afrika Kecil di Pulau Jawa.
Perpaduan antara savana terbuka, hutan musim, pegunungan, pantai, dan hutan mangrove menjadikan Baluran sebagai salah satu taman nasional paling unik di Indonesia. Keindahan alamnya yang khas menarik wisatawan, fotografer, peneliti, hingga pecinta satwa liar dari berbagai daerah.
Sejarah dan Pembentukan Taman Nasional
Nama Baluran berasal dari Gunung Baluran, gunung api purba yang menjulang setinggi sekitar 1.247 meter di pusat kawasan konservasi.
Wilayah ini telah lama dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan ekosistem yang unik. Pada masa kolonial Belanda, kawasan Baluran mulai mendapat perhatian sebagai area perlindungan satwa liar.
Pada tahun 1980, pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan kawasan ini sebagai taman nasional. Saat ini luasnya mencapai sekitar 25.000 hektare yang mencakup berbagai tipe ekosistem daratan dan pesisir.
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB