Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Sumatera Selatan
»
Taman Nasional


Taman Nasional Sembilang Kawasan Lahan Basah Penting yang Menjadi Habitat Burung Migran dan Penyangga Pesisir Sumatra

Foto: Taman Nasional Sembilang merupakan rumah bagi koloni burung migran dan burung air terbesar di Indonesia
Warta Konsumen Indonesia

Banyuasin, Indonesianer.com -- Di pesisir timur Pulau Sumatra, terdapat kawasan konservasi yang memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan darat. Taman Nasional Sembilang dikenal sebagai salah satu kawasan lahan basah paling luas di Indonesia, dengan karakteristik ekosistem yang didominasi oleh hutan mangrove, rawa, dan dataran lumpur pesisir.

Terletak di Provinsi Sumatera Selatan, taman nasional ini memiliki luas lebih dari 200 ribu hektare dan menjadi bagian dari bentang alam pesisir yang sangat dinamis. Kawasan ini berhadapan langsung dengan Selat Bangka, sehingga dipengaruhi oleh pasang surut air laut yang membentuk ekosistem unik dan produktif.

Berbeda dengan taman nasional yang berada di wilayah pegunungan atau hutan tropis dataran tinggi, Sembilang lebih dikenal sebagai kawasan pesisir dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Ekosistem mangrove yang luas menjadi ciri khas utama, sekaligus berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan gelombang laut.

Hutan mangrove di kawasan ini tidak hanya penting bagi perlindungan pantai, tetapi juga menjadi tempat berkembang biak berbagai jenis ikan, udang, dan kepiting. Hal ini menjadikan Sembilang sebagai kawasan yang sangat penting bagi keberlanjutan sumber daya perikanan di wilayah sekitarnya.

Selain itu, kawasan ini juga menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa liar, baik yang hidup di darat maupun di perairan. Beberapa spesies penting yang tercatat di kawasan ini antara lain buaya muara, beruang madu, lutung, serta berbagai jenis burung air.

Namun, daya tarik utama Taman Nasional Sembilang terletak pada keberagaman burungnya. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu lokasi penting bagi burung migran yang datang dari berbagai belahan dunia, terutama dari Asia Timur dan Australia. Setiap tahun, ribuan burung singgah di kawasan ini untuk mencari makan dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Beberapa jenis burung yang sering ditemukan antara lain bangau, kuntul, trinil, dan berbagai jenis burung pantai lainnya. Keberadaan burung-burung ini menjadikan Sembilang sebagai salah satu titik penting dalam jalur migrasi burung internasional.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua