Daya tarik utama Museum Airlangga terletak pada koleksi arkeologinya yang sangat kaya. Sebagian besar koleksi berasal dari berbagai situs purbakala di wilayah Kediri dan daerah sekitarnya yang pernah menjadi bagian dari pusat peradaban Jawa Timur kuno. Koleksi tersebut mencerminkan perkembangan budaya Hindu-Buddha yang pernah berkembang pesat di kawasan ini.
Arca menjadi koleksi yang paling dominan di museum ini. Pengunjung dapat menemukan berbagai arca dewa dan tokoh keagamaan yang berasal dari masa kerajaan Hindu-Buddha. Beberapa di antaranya adalah arca Siwa, Wisnu, Brahma, Durga, Ganesha, Ardhanariswara, serta berbagai arca lainnya yang memperlihatkan tingginya kemampuan seni pahat masyarakat Jawa kuno. Arca-arca tersebut tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga menjadi sumber informasi penting mengenai sistem kepercayaan dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Selain arca, museum juga menyimpan sejumlah prasasti batu yang menjadi sumber utama dalam penelitian sejarah Jawa Timur. Prasasti-prasasti tersebut memuat tulisan beraksara Jawa Kuno yang berisi berbagai informasi mengenai pemerintahan, kehidupan sosial, hingga aktivitas keagamaan pada masa kerajaan. Keberadaan prasasti ini sangat penting karena banyak informasi mengenai sejarah kerajaan kuno diperoleh melalui kajian terhadap prasasti-prasasti tersebut.
Koleksi lain yang menarik adalah berbagai komponen bangunan suci seperti yoni, makara, jaladwara, padmasana, dan kemuncak candi. Benda-benda tersebut dahulu menjadi bagian dari struktur candi dan tempat ibadah Hindu-Buddha. Melalui koleksi ini, pengunjung dapat memahami bagaimana arsitektur keagamaan berkembang di Jawa Timur pada masa klasik.
Museum juga menyimpan sejumlah benda yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat masa lampau. Gentong batu, jambangan batu, alat pertanian tradisional, cermin perunggu, hingga berbagai perlengkapan upacara keagamaan menjadi bagian dari koleksi yang memperlihatkan sisi kehidupan masyarakat di luar lingkungan kerajaan. Kehadiran benda-benda tersebut membuat narasi sejarah yang disajikan museum menjadi lebih lengkap dan tidak hanya berfokus pada kalangan elite penguasa.
Salah satu koleksi yang sering mendapat perhatian adalah jambangan batu kuno yang diperkirakan digunakan sebagai tempat penampungan air suci dalam kegiatan keagamaan. Koleksi ini termasuk salah satu artefak unggulan museum karena memiliki nilai sejarah dan arkeologi yang tinggi.
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB