Daya tarik utama Museum Satwa tentu terletak pada koleksinya yang sangat beragam. Museum ini menampilkan satwa dari hampir seluruh benua di dunia, mulai dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika, Australia, hingga kawasan kutub. Koleksi tersebut disusun dalam bentuk diorama yang menggambarkan habitat asli masing-masing satwa sehingga pengunjung dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai kehidupan mereka di alam liar.
Begitu memasuki ruang utama museum, pengunjung akan disambut oleh berbagai satwa berukuran besar yang ditampilkan dalam komposisi dramatis. Gajah, jerapah, rusa, dan berbagai mamalia lainnya ditempatkan dalam ruang pamer yang luas sehingga menciptakan kesan seolah berada di tengah padang rumput Afrika. Penataan seperti ini membuat pengalaman berkunjung terasa lebih hidup dibandingkan museum yang hanya menampilkan koleksi dalam lemari kaca.
Salah satu area yang paling populer adalah galeri fosil dan satwa purba. Di bagian ini pengunjung dapat melihat replika berbagai hewan prasejarah seperti Tyrannosaurus rex, Apatosaurus, Stegosaurus, dan Mammoth. Kehadiran koleksi tersebut membantu menjelaskan perjalanan evolusi kehidupan di bumi dan memberikan gambaran mengenai fauna yang pernah hidup jutaan tahun lalu. Bagi anak-anak, area ini sering menjadi salah satu bagian paling menarik karena menghadirkan dunia dinosaurus yang selama ini hanya mereka lihat dalam buku atau film.
Museum ini juga memiliki ruang Insektarium yang menyimpan koleksi serangga dari berbagai negara. Beragam kupu-kupu, kumbang, belalang, dan serangga lainnya ditampilkan dengan informasi ilmiah yang membantu pengunjung memahami karakteristik masing-masing spesies. Koleksi ini menunjukkan bahwa dunia fauna tidak hanya terdiri atas hewan besar, tetapi juga makhluk-makhluk kecil yang memiliki peran penting dalam ekosistem.
Area lain yang menarik adalah ruang Biota Laut dan Fish World. Di sini pengunjung dapat mempelajari berbagai jenis kehidupan yang berkembang di lingkungan perairan. Informasi mengenai ikan air tawar, ikan laut, serta berbagai organisme perairan lainnya disajikan dengan pendekatan edukatif yang mudah dipahami. Kehadiran ruang ini memperluas cakupan museum sehingga tidak hanya berfokus pada satwa darat.
Museum Satwa juga menghadirkan Winter Area atau zona satwa daerah dingin. Koleksi di area ini memperkenalkan berbagai hewan yang hidup di kawasan bersalju dan beriklim ekstrem. Melalui diorama yang dirancang menyerupai lingkungan asli, pengunjung dapat memahami bagaimana satwa-satwa tersebut beradaptasi terhadap kondisi alam yang berbeda dari Indonesia yang beriklim tropis.
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
16 Jun 2026, 22:00 WIB
Geopark
16 Jun 2026, 17:43 WIB
Geosite
15 Jun 2026, 20:28 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Peristiwa
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB