Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku Utara
»
Istana Nusantara


Kedaton Kesultanan Tidore, Istana Sultan di Kaki Gunung Kie Matubu

Foto: Kedaton Kesultanan Tidore tetap menjadi salah satu warisan budaya terpenting di Maluku Utara. Selain menyimpan berbagai peninggalan sejarah, istana ini juga menjadi pusat pelestarian adat dan tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.
Warta Konsumen Indonesia

Tidore, Indonesianer.com -- Kedaton Kesultanan Tidore (disebut juga Kadato Kie) yang berada di Kota Tidore Kepulauan dibangun dalam beberapa fase sejarah. Istana pertama bernama Kadato Biji Negara dibangun di Desa Toloa sekitar tahun 1600 oleh Sultan Alauddin Syah. Sempat dipindahkan ke Limau Timore dan dinamai Kadato Ijo setelah konflik dengan bangsa Eropa. Kedaton dibangun lebih luas dan permanen pada tahun 1812 di masa pemerintahan Sultan Muttahiddin Muhammad.

Di Pulau Tidore, Maluku Utara, berdiri sebuah istana yang menjadi simbol perjalanan panjang salah satu kesultanan paling berpengaruh di kawasan timur Nusantara. Kedaton Kesultanan Tidore merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Tidore, kerajaan maritim yang selama berabad-abad memainkan peran penting dalam perdagangan rempah-rempah, hubungan diplomatik antarkerajaan, serta dinamika politik di kawasan Maluku dan Papua. Terletak di kaki Gunung Kie Matubu yang menjulang megah, kedaton ini menjadi saksi berbagai peristiwa penting yang membentuk sejarah Indonesia timur.

Bagi masyarakat Tidore, kedaton bukan sekadar bangunan bersejarah. Istana ini merupakan lambang identitas budaya dan kebanggaan masyarakat yang mewarisi tradisi kesultanan sejak ratusan tahun lalu. Dari lingkungan kedaton inilah para sultan menjalankan pemerintahan, menjalin hubungan dengan kerajaan lain, dan mengatur wilayah kekuasaan yang pada masa tertentu membentang hingga sebagian kawasan Papua.

Keberadaan Kesultanan Tidore sering kali dikaitkan dengan sejarah rempah-rempah yang menjadikan Maluku sebagai pusat perhatian dunia. Bersama Ternate, Tidore menjadi salah satu kekuatan utama dalam perdagangan cengkih yang menarik kedatangan para pedagang dari Asia, Timur Tengah, dan kemudian bangsa-bangsa Eropa. Persaingan untuk menguasai perdagangan rempah-rempah inilah yang membuat nama Tidore tercatat dalam berbagai dokumen sejarah dunia.

Hingga kini, Kedaton Kesultanan Tidore tetap menjadi salah satu warisan budaya terpenting di Maluku Utara. Selain menyimpan berbagai peninggalan sejarah, istana ini juga menjadi pusat pelestarian adat dan tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.

Kesultanan Tidore dalam Jaringan Rempah dan Maritim Nusantara

Sejarah Kesultanan Tidore bermula dari perkembangan kerajaan-kerajaan lokal di Kepulauan Maluku yang kemudian tumbuh menjadi pusat kekuasaan maritim. Berkat posisi strategisnya di jalur perdagangan rempah-rempah, Tidore berkembang menjadi salah satu kerajaan yang memiliki pengaruh luas di kawasan timur Nusantara.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua