Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Heritage Nusantara
»
Detail Berita


Kompleks Istana Kesultanan Buton Diakui Sebagai Benteng Terluas di Dunia

Foto: Berbagai bangunan bersejarah, tradisi adat, dan peninggalan kesultanan tetap terpelihara, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu situs budaya paling penting di Indonesia timur.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Bau-bau, Indonesianer.com -- Kompleks Istana Kesultanan Buton atau Keraton Buton di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pertama kali dibangun pada abad ke-16 di masa pemerintahan Sultan Buton ke-3, La Sangaji. Kompleks ini terus diperluas hingga rampung sepenuhnya pada tahun 1645 di masa Sultan ke-6, La Buke.

Di atas perbukitan Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, berdiri sebuah kompleks keraton yang menjadi salah satu warisan sejarah paling luar biasa di Indonesia. Istana Buton, yang merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Buton, tidak hanya dikenal karena nilai sejarah dan budayanya, tetapi juga karena keberadaan benteng raksasa yang mengelilingi kompleks keraton. Benteng tersebut sering disebut sebagai benteng keraton terluas di dunia dan menjadi simbol kejayaan salah satu kesultanan maritim terpenting di kawasan timur Nusantara.

Selama berabad-abad, Kesultanan Buton memainkan peran penting dalam jalur perdagangan dan pelayaran yang menghubungkan Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan wilayah lain di Nusantara. Dari dalam keraton inilah para sultan mengatur pemerintahan, mengelola hubungan diplomatik, serta menjaga stabilitas wilayah yang berada di bawah pengaruh kesultanan.

Hingga kini, kawasan Keraton Buton masih menjadi pusat identitas budaya masyarakat Buton. Berbagai bangunan bersejarah, tradisi adat, dan peninggalan kesultanan tetap terpelihara, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu situs budaya paling penting di Indonesia timur.

Bagi wisatawan maupun peneliti sejarah, Keraton Buton menawarkan kombinasi yang unik antara arsitektur pertahanan, warisan kerajaan Islam, dan budaya maritim yang berkembang selama ratusan tahun di wilayah kepulauan.

Kesultanan Buton dan Kebesaran Kerajaan Maritim Nusantara

Sejarah Buton bermula dari kerajaan lokal yang berkembang di Pulau Buton sebelum kemudian bertransformasi menjadi kesultanan Islam pada abad ke-16. Posisi geografis yang strategis di jalur pelayaran Nusantara membuat Buton tumbuh sebagai pusat perdagangan dan persinggahan kapal-kapal yang berlayar antara Jawa, Sulawesi, Maluku, dan kawasan timur Indonesia.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Desa Wisata

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Desa Wisata

Tradisi Bau Nyale, Festival Mencari Cacing Laut dalam Legenda Putri Mandalika

Tradisi Bau Nyale, Festival Mencari Cacing Laut dalam Legenda Putri Mandalika

Festival Budaya

Erau Kutai Kartanegara, Festival Kerajaan Tertua di Indonesia

Erau Kutai Kartanegara, Festival Kerajaan Tertua di Indonesia

Festival Budaya

Keindahan Alam dan Budaya di Desa Wisata Nglanggeran yang Mendunia

Keindahan Alam dan Budaya di Desa Wisata Nglanggeran yang Mendunia

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Meriahnya Festival Danau Sentani, Pesta Budaya di Jantung Papua

Meriahnya Festival Danau Sentani, Pesta Budaya di Jantung Papua

Festival Budaya

Festival Pasola Sumba, Tradisi Perang Berkuda yang Mendunia

Festival Pasola Sumba, Tradisi Perang Berkuda yang Mendunia

Festival Budaya

Menjelajahi Pesona Desa Wisata Penglipuran, Desa Terbersih yang Menjadi Kebanggaan Bali

Menjelajahi Pesona Desa Wisata Penglipuran, Desa Terbersih yang Menjadi Kebanggaan Bali

Desa Wisata

Makna Filosofis di Balik Tradisi Sedekah Laut Nusantara

Makna Filosofis di Balik Tradisi Sedekah Laut Nusantara

Humaniora

Ketika Ritual Leluhur Menjadi Penjaga Identitas Komunitas

Ketika Ritual Leluhur Menjadi Penjaga Identitas Komunitas

Humaniora

Baca Juga

Tradisi Lokal Tetap Mampu Bertahan di Tengah Gempuran Modernisasi

Tradisi Lokal Tetap Mampu Bertahan di Tengah Gempuran Modernisasi

Humaniora

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Berita Lainnya

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua