Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Busana Tradisional
»
Detail Berita


Kemegahan Busana Adat Aesan Gede, Warisan Kesultanan Palembang yang Sarat Makna

Foto: Aksesori Kepala: Mempelai wanita biasanya mengenakan mahkota Gajah Gemuling, teratai (penutup dada), dan hiasan bunga seperti mawar dan tanjung yang bermakna penawar marabahaya dan keramahtamahan
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Jejak Sejarah dan Filosofi Kemegahan Aesan Gede

Asal-usul Aesan Gede tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang sejarah Palembang sebagai pusat Kerajaan Sriwijaya yang berjaya sejak abad ke-7. Sebagai kerajaan maritim yang menguasai jalur perdagangan internasional, Sriwijaya menerima banyak pengaruh budaya dari berbagai bangsa. Hubungan dagang dengan India, Tiongkok, Arab, hingga kawasan Asia Tenggara lainnya menciptakan akulturasi budaya yang kemudian tercermin dalam berbagai bentuk kesenian, termasuk busana adat.

Tradisi tersebut terus berkembang ketika Kesultanan Palembang Darussalam berdiri pada abad ke-17. Pada masa inilah Aesan Gede mengalami penyempurnaan sebagai pakaian resmi keluarga kerajaan. Busana ini menjadi simbol kebesaran kesultanan sekaligus lambang status sosial para bangsawan.

Warna emas yang mendominasi hampir seluruh bagian busana melambangkan kemuliaan, kejayaan, serta kemakmuran. Emas juga mencerminkan cahaya kebijaksanaan yang diharapkan dimiliki oleh setiap pemimpin keluarga. Sementara itu, warna merah melambangkan keberanian, semangat hidup, serta kebahagiaan dalam mengarungi kehidupan baru.

Salah satu elemen paling khas dari Aesan Gede adalah penggunaan kain songket Palembang. Songket dibuat melalui teknik tenun tradisional dengan tambahan benang emas yang membentuk berbagai motif indah. Motif-motif tersebut bukan sekadar hiasan, melainkan memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan harapan akan rezeki, keharmonisan, kesuburan, dan keberuntungan.

Keindahan Aesan Gede semakin lengkap dengan beragam aksesori yang dikenakan oleh pengantin. Mahkota yang menjulang tinggi menggambarkan kehormatan dan kebesaran. Kalung bertumpuk menunjukkan kemakmuran sekaligus tanggung jawab yang semakin besar setelah memasuki kehidupan berumah tangga. Gelang, pending, selendang, hingga hiasan bunga melati menambah kesan anggun sekaligus sarat makna spiritual.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Baca Juga

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Berita Lainnya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua