Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Busana Tradisional
»
Detail Berita


Busana Adat Bali Payas Agung Menyimpan Filosofi Kehormatan dan Kesakralan

Foto: Busana adat Payas Agung mencerminkan filosofi keagungan, keindahan, dan manifestasi kemuliaan dewa-dewi Hindu
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Payas Agung memiliki sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan kerajaan-kerajaan Hindu di Bali. Pada masa lampau, jenis busana ini hanya dikenakan oleh kalangan raja, keluarga kerajaan, bangsawan, serta tokoh masyarakat yang memiliki kedudukan tinggi. Kemewahan busana menjadi penanda status sosial sekaligus lambang tanggung jawab untuk menjaga kehormatan keluarga dan kerajaan.

Seiring berjalannya waktu, terutama setelah perubahan struktur sosial masyarakat Bali, penggunaan Payas Agung menjadi lebih terbuka. Walaupun tidak lagi terbatas bagi kaum bangsawan, pemakaiannya tetap mengikuti aturan adat yang berlaku. Karena itulah, masyarakat Bali tidak mengenakan Payas Agung dalam aktivitas sehari-hari. Busana ini hanya digunakan pada momen-momen yang dianggap suci, sakral, dan memiliki makna penting dalam perjalanan hidup seseorang.

Nama "Payas" sendiri berarti tata rias atau cara berpakaian, sedangkan "Agung" memiliki makna besar, luhur, atau mulia. Gabungan kedua kata tersebut menggambarkan sebuah tata busana yang diperuntukkan bagi acara-acara paling terhormat dalam tradisi Bali.

Keindahan Payas Agung tidak pernah berdiri sendiri. Busana ini merupakan perpaduan antara seni tekstil, seni ukir logam, tata rias, hingga filosofi Hindu Bali yang menyatu menjadi satu kesatuan harmonis. Setiap elemen memiliki fungsi sekaligus makna simbolis.

Pada perempuan, bagian yang paling mencolok adalah mahkota atau gelungan yang dihiasi bunga emas, ornamen tradisional, dan rangkaian bunga segar. Mahkota yang menjulang tinggi melambangkan kemuliaan perempuan sebagai pusat keharmonisan keluarga. Tata rambut yang disusun rapi juga mencerminkan pengendalian diri dan keseimbangan batin.

Kain songket yang dikenakan biasanya menggunakan benang emas dengan motif flora, sulur, maupun pola-pola tradisional Bali. Warna emas bukan sekadar menunjukkan kemewahan, tetapi menjadi simbol kemakmuran, kesucian, serta cahaya ilahi yang dipercaya memberikan berkah bagi pemakainya.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Tag Berita :

Sorotan


Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Baca Juga

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Berita Lainnya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua