Di ujung timur Pulau Jawa, Kabupaten Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang kaya akan tradisi, seni, dan budaya. Daerah yang menjadi gerbang menuju Pulau Bali ini tidak hanya memiliki bentang alam yang memukau, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya yang terus dijaga hingga kini. Salah satu warisan budaya yang paling menarik perhatian adalah Baju Adat Jebeng Thulik, busana tradisional yang menjadi simbol identitas generasi muda Banyuwangi sekaligus representasi keanggunan budaya masyarakat Using.
Bagi masyarakat Banyuwangi, Jebeng dan Thulik bukan sekadar sepasang busana adat. Keduanya merupakan simbol kebanggaan daerah yang kerap ditampilkan dalam berbagai kegiatan budaya, festival, penyambutan tamu kehormatan, hingga ajang pemilihan duta wisata. Keberadaan pakaian adat ini menjadi bukti bahwa tradisi dapat berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan akar budayanya.
Keindahan Baju Adat Jebeng Thulik terletak pada perpaduan antara unsur tradisional Jawa Timur, budaya Using, serta sentuhan estetika lokal yang khas. Setiap bagian pakaian memiliki filosofi tersendiri, mulai dari warna, motif kain, hingga aksesori yang dikenakan. Semua dirancang untuk menggambarkan karakter masyarakat Banyuwangi yang santun, terbuka, pekerja keras, dan menghargai warisan leluhur.
Nama Jebeng sendiri merujuk pada perempuan muda Banyuwangi yang anggun, cerdas, dan berkepribadian baik. Sementara itu, Thulik adalah sebutan bagi laki-laki muda yang berwibawa, sopan, dan bertanggung jawab. Kedua istilah tersebut telah lama dikenal dalam budaya masyarakat Using sebelum kemudian dipopulerkan sebagai ikon pariwisata Banyuwangi.
Popularitas Jebeng Thulik semakin meningkat sejak pemerintah daerah menjadikannya identitas resmi dalam berbagai kegiatan promosi wisata. Setiap tahun diselenggarakan ajang pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi yang bertujuan memilih duta wisata sekaligus pelestari budaya daerah. Para finalis tidak hanya dinilai berdasarkan penampilan, tetapi juga wawasan budaya, kemampuan berkomunikasi, serta pemahaman mengenai potensi wisata Banyuwangi.
Busana yang dikenakan para finalis kemudian menjadi salah satu wajah budaya Banyuwangi yang dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Tidak mengherankan apabila banyak orang mengenal Banyuwangi melalui penampilan elegan Jebeng dan Thulik sebelum mereka mengetahui berbagai destinasi wisata alamnya.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:51 WIB