Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Sulawesi Barat
»
Busana Tradisional


Tenun Elegan dari Tanah Mandar, Keindahan Baju Adat Pattuqduq Towaine

Foto: Pakaian ini biasanya dikenakan oleh kaum wanita pada acara-acara sakral seperti upacara adat pernikahan, dan dilengkapi dengan sarung tenun khas Mandar yang disebut Lipa Saqbe
Warta Konsumen Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah bersama komunitas budaya terus memperkenalkan busana adat Mandar kepada masyarakat luas. Festival budaya, pameran wastra nusantara, hingga ajang pemilihan duta wisata menjadi ruang penting untuk menampilkan keindahan Pattuqduq Towaine. Langkah tersebut tidak hanya menjaga kelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para perajin tenun lokal.

Filosofi, Bentuk, dan Keunikan Baju Adat Pattuqduq Towaine

Baju Adat Pattuqduq Towaine tidak lahir sekadar sebagai pakaian sehari-hari. Sejak awal kemunculannya, busana ini memiliki hubungan erat dengan adat istiadat masyarakat Mandar. Dalam berbagai upacara tradisional, perempuan yang mengenakan Pattuqduq Towaine dianggap mewakili kehormatan keluarga sekaligus mencerminkan nilai kesopanan dan kelembutan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Bagian paling mencolok dari busana ini adalah kain tenun Mandar yang menjadi unsur utama. Tenun Mandar memiliki ciri khas berupa motif garis, kotak, atau perpaduan geometris sederhana dengan warna-warna yang kontras namun tetap harmonis. Warna merah melambangkan keberanian, kuning menggambarkan kemuliaan, hijau melambangkan harapan, sedangkan ungu dan biru sering dikaitkan dengan kebijaksanaan serta keteduhan hati.

Kain tenun tersebut dipakai sebagai sarung yang membalut tubuh bagian bawah. Cara pemakaiannya membutuhkan keterampilan tersendiri agar lipatan kain terlihat rapi sekaligus nyaman digunakan saat berjalan maupun menari. Dalam pertunjukan Pattuqduq, keluwesan gerak penari semakin terlihat indah berkat bentuk sarung yang mengikuti setiap langkah dengan anggun.

Atasan busana biasanya dibuat dari kain polos yang dipadukan dengan warna sarung agar terlihat serasi. Dahulu, bahan yang digunakan berasal dari kain tenun lokal, tetapi kini masyarakat juga menggunakan kain satin, sutra, atau bahan lain yang lebih ringan tanpa menghilangkan bentuk aslinya. Potongannya sederhana sehingga perhatian tetap tertuju pada keindahan kain tenun sebagai elemen utama.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua