Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Musik Tradisional
»
Detail Berita


Talindo, Dawai yang Menyuarakan Alam Sulawesi Selatan

Foto: Menggunakan tempurung kelapa (sebagai resonator), kayu jenis tertentu (sebagai bilah busur), dan satu senar
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Di dunia pariwisata, Talindo memiliki potensi besar sebagai daya tarik budaya. Wisatawan yang datang ke Sulawesi Selatan umumnya mengenal destinasi alam, kuliner, atau rumah adat. Padahal, pengalaman menyaksikan secara langsung proses pembuatan dan pertunjukan Talindo dapat menjadi aktivitas wisata budaya yang tidak kalah menarik.

Bayangkan seorang wisatawan memasuki sebuah desa budaya, melihat pengrajin memilih bambu, membentuk busur, memasang tempurung kelapa, lalu menyetel satu-satunya dawai hingga menghasilkan nada yang merdu. Pengalaman tersebut menghadirkan pemahaman bahwa sebuah alat musik bukan sekadar benda, melainkan hasil perpaduan antara keterampilan, pengetahuan lokal, dan hubungan manusia dengan alam.

Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui paket wisata edukatif. Pengunjung tidak hanya menyaksikan pertunjukan musik, tetapi juga diberi kesempatan mencoba memainkan Talindo secara langsung. Meski terlihat sederhana, memainkan satu dawai agar menghasilkan melodi ternyata membutuhkan koordinasi jari dan pendengaran yang cukup baik. Pengalaman itu sering kali meninggalkan kesan mendalam bagi wisatawan.

Digitalisasi juga membuka peluang baru bagi pelestarian Talindo. Berbagai video pertunjukan, dokumentasi proses pembuatan, hingga materi pembelajaran kini dapat disebarkan melalui media sosial dan platform digital. Dengan cara ini, masyarakat dari berbagai daerah bahkan mancanegara dapat mengenal Talindo tanpa harus datang langsung ke Sulawesi Selatan.

Peran sekolah dan perguruan tinggi juga sangat penting dalam menjaga keberlangsungan alat musik tradisional ini. Memasukkan Talindo ke dalam materi pembelajaran seni budaya tidak hanya memperkenalkan bentuk dan sejarahnya, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia. Semakin banyak generasi muda yang mengenalnya, semakin besar pula peluang alat musik ini tetap hidup di masa depan.

Pelestarian Talindo tidak cukup hanya dengan menyimpannya di museum. Alat musik tradisional akan terus hidup apabila dimainkan, dipelajari, dipentaskan, dan diwariskan. Bunyi satu dawainya akan tetap bergema selama masih ada orang-orang yang bersedia memetiknya dan memperkenalkannya kepada generasi berikutnya.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Baca Juga

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Berita Lainnya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua