Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku
»
Benteng Kolonial


Menelusuri Jejak Benteng Concordia Maluku, Saksi Bisu Perebutan Rempah di Timur Nusantara

Foto: Benteng ini memiliki bentuk persegi panjang dengan bastion (sudut benteng yang menonjol) di setiap sudutnya dan dilengkapi dengan meriam
Warta Konsumen Indonesia

Lokasi Benteng Concordia dipilih dengan mempertimbangkan aspek pertahanan. Benteng berdiri di kawasan yang memungkinkan pengawasan terhadap jalur laut, sehingga kapal-kapal yang melintas dapat dipantau sejak kejauhan. Posisi seperti ini merupakan ciri khas benteng kolonial di Maluku, karena ancaman utama pada masa itu datang melalui laut.

Secara arsitektur, Benteng Concordia memperlihatkan karakter benteng Eropa abad ke-17 hingga ke-18. Bangunannya menggunakan batu alam yang disusun tebal sebagai tembok pertahanan. Pada beberapa sisi terdapat bastion atau sudut pertahanan yang memungkinkan meriam diarahkan ke berbagai penjuru. Di dalam kompleks benteng dahulu terdapat barak prajurit, gudang penyimpanan senjata, ruang administrasi, hingga tempat penyimpanan hasil bumi yang akan dikirim ke pusat perdagangan VOC.

Sebagai benteng pertahanan, Concordia bukan hanya berfungsi untuk menghadapi serangan musuh. Bangunan ini juga menjadi pusat pemerintahan kolonial di wilayah sekitarnya. Berbagai kebijakan mengenai produksi dan distribusi rempah dijalankan dari benteng ini. Para pejabat VOC mengawasi hasil panen cengkih maupun pala yang menjadi komoditas paling bernilai di pasar internasional.

Pada masa itu, masyarakat Maluku hidup dalam sistem perdagangan yang sangat dikendalikan pemerintah kolonial. Produksi rempah diatur secara ketat agar harga tetap tinggi di pasar Eropa. Bahkan, VOC menerapkan kebijakan extirpatie, yaitu penebangan pohon rempah di luar wilayah yang mereka tentukan agar pasokan tidak berlebihan. Kebijakan inilah yang kemudian memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat selama bertahun-tahun.

Benteng Concordia menjadi bagian dari sistem tersebut. Dari sinilah berbagai instruksi disampaikan kepada pejabat lokal maupun pasukan kolonial yang bertugas mengawasi kebun-kebun rempah. Aktivitas perdagangan, pengumpulan hasil panen, hingga keamanan pelayaran saling terhubung dalam satu jaringan yang berpusat pada benteng-benteng VOC di Maluku.

Seiring melemahnya VOC pada akhir abad ke-18, fungsi Benteng Concordia mulai berubah. Setelah VOC dibubarkan, pengelolaan wilayah kolonial diambil alih langsung oleh pemerintah Kerajaan Belanda. Benteng tetap digunakan sebagai fasilitas militer dan administrasi, meskipun intensitas aktivitas perdagangan rempah tidak lagi sebesar sebelumnya.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua