Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Busana Tradisional
»
Detail Berita


Pesona Busana Adat Marind Papua Selatan, Warisan Leluhur yang Bersahaja

Foto: Busana adat Marind memiliki karakter yang sangat berbeda dibandingkan pakaian adat dari wilayah lain di Indonesia
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Selain kulit kayu, daun-daunan tertentu juga dimanfaatkan sebagai rok atau penutup tubuh. Daun yang dipilih biasanya memiliki serat kuat sehingga tidak mudah robek ketika dipakai beraktivitas. Bagi laki-laki, pakaian adat cenderung lebih sederhana dengan penutup tubuh bagian bawah yang dipadukan berbagai aksesori tradisional. Sementara itu, perempuan mengenakan rok dari serat tumbuhan atau daun yang dirangkai sedemikian rupa sehingga nyaman digunakan.

Salah satu ciri paling mencolok dari busana adat Marind adalah penggunaan berbagai hiasan yang berasal dari alam. Bulu burung kasuari, burung cenderawasih, atau burung lokal lainnya sering dijadikan penghias kepala. Selain memperindah penampilan, bulu-bulu tersebut melambangkan keberanian, kewibawaan, dan hubungan spiritual dengan alam.

Tak hanya itu, kalung dari taring hewan, biji-bijian hutan, tulang, hingga kerang laut juga menjadi pelengkap yang memiliki nilai simbolis. Dahulu, aksesori tersebut menunjukkan status sosial, keberhasilan berburu, atau pencapaian seseorang dalam kehidupan masyarakat adat. Semakin lengkap aksesori yang dikenakan, semakin tinggi pula penghormatan yang diberikan kepada pemakainya pada situasi tertentu.

Warna alami mendominasi busana adat Marind. Cokelat dari kulit kayu, hijau daun, putih kerang, hitam arang, serta warna-warni bulu burung berpadu membentuk tampilan yang sederhana tetapi sangat artistik. Berbeda dengan pakaian modern yang banyak menggunakan pewarna sintetis, masyarakat Marind lebih mengandalkan warna asli dari material yang mereka gunakan.

Hal menarik lainnya adalah penggunaan lukisan tubuh sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari busana adat. Tubuh dihiasi motif menggunakan tanah liat putih, arang hitam, atau pewarna alami berwarna merah yang berasal dari tumbuhan tertentu. Motif tersebut memiliki makna tersendiri, mulai dari perlindungan spiritual, penanda kelompok, hingga lambang keberanian sebelum mengikuti upacara adat atau ritual penting.

Bagi masyarakat Marind, pakaian bukan hanya sesuatu yang dikenakan secara fisik. Busana adat menjadi identitas yang memperlihatkan keterikatan seseorang dengan marga, leluhur, serta lingkungan tempat mereka hidup. Oleh karena itu, setiap elemen yang melekat pada pakaian selalu memiliki makna budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Baca Juga

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Berita Lainnya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua