Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Kalimantan Selatan
»
Rumah Adat


Rumah Adat Bubungan Tinggi, Warisan Arsitektur Tradisional Suku Banjar

Foto:
Pedoman Media Siber

Banjarmasin, Indonesianer.com -- Rumah Adat Bubungan Tinggi adalah rumah tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan yang menjadi simbol status sosial dan pusat kebudayaan. Dinamakan demikian karena ciri khas atapnya yang menjulang tinggi dan curam dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajad.

Di tepian sungai yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Kalimantan Selatan, berdiri sebuah mahakarya arsitektur tradisional yang telah menjadi simbol identitas budaya suku Banjar selama berabad-abad. Bangunan itu dikenal sebagai Rumah Bubungan Tinggi, rumah adat yang tidak hanya mencerminkan kecakapan teknik membangun masyarakat Banjar, tetapi juga merepresentasikan nilai sosial, filosofi hidup, dan sejarah panjang perkembangan kebudayaan di wilayah selatan Pulau Kalimantan.

Nama Bubungan Tinggi berasal dari bentuk atapnya yang menjulang curam ke langit. Atap yang tinggi dan mencolok tersebut menjadi ciri paling mudah dikenali dari rumah adat ini. Dalam tradisi masyarakat Banjar, Bubungan Tinggi bukanlah rumah biasa. Pada masa lalu, rumah ini identik dengan kalangan bangsawan, keluarga kerajaan, atau tokoh penting yang memiliki kedudukan tinggi dalam struktur sosial masyarakat.

Keberadaan Rumah Bubungan Tinggi berkaitan erat dengan sejarah Kesultanan Banjar yang berkembang sejak abad ke-16. Pada masa itu, arsitektur tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol status dan legitimasi kekuasaan. Semakin penting posisi seseorang dalam masyarakat, semakin besar pula rumah yang dapat dibangun. Karena itulah Rumah Bubungan Tinggi sering diasosiasikan dengan lingkungan istana atau keluarga elite Banjar.

Meski demikian, nilai penting rumah adat ini tidak terletak pada status sosial pemiliknya semata. Rumah Bubungan Tinggi merupakan bukti bagaimana masyarakat Banjar mampu beradaptasi dengan lingkungan alam yang unik. Sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan dipenuhi sungai, rawa, dan kawasan yang dipengaruhi pasang surut air. Kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk mengembangkan bentuk hunian yang sesuai dengan karakter alam setempat.

Rumah Bubungan Tinggi dibangun dalam bentuk rumah panggung dengan tiang-tiang kayu yang kokoh. Konstruksi seperti ini memungkinkan bangunan tetap aman dari genangan air, kelembapan tanah, serta berbagai gangguan yang berasal dari lingkungan sekitar. Selain itu, ruang kosong di bawah rumah membantu sirkulasi udara sehingga suhu di dalam bangunan tetap nyaman meskipun berada di daerah beriklim tropis yang panas dan lembap.

Keindahan rumah adat ini semakin terlihat pada detail-detail arsitekturnya. Berbagai bagian bangunan dihiasi ukiran kayu yang rumit dan artistik. Motif yang digunakan umumnya terinspirasi dari bentuk tumbuhan, bunga, sulur, dan unsur alam lainnya. Pengaruh ajaran Islam yang kuat dalam masyarakat Banjar membuat motif figur manusia atau hewan relatif jarang ditemukan. Sebagai gantinya, seniman Banjar mengembangkan ragam hias geometris dan floral yang menghasilkan tampilan elegan tanpa kehilangan makna simbolisnya.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua