Salah satu koleksi paling terkenal adalah “Gerbong Maut”, sebuah gerbong kereta api yang digunakan Belanda untuk mengangkut para pejuang Indonesia dalam kondisi yang sangat tidak manusiawi pada tahun 1947. Peristiwa ini terjadi saat pemindahan tahanan dari Bondowoso menuju Surabaya. Dalam perjalanan tersebut, para pejuang ditempatkan dalam ruang sempit tanpa ventilasi memadai, yang menyebabkan banyak korban jiwa. Gerbong ini kini menjadi simbol penderitaan sekaligus keteguhan para pejuang dalam menghadapi penjajahan.
Selain itu, museum ini juga memiliki koleksi kendaraan dan senjata berat seperti tank, meriam, serta senjata penangkis serangan udara yang digunakan dalam berbagai pertempuran pasca-kemerdekaan. Di halaman depan museum, pengunjung dapat melihat deretan kendaraan tempur yang pernah digunakan atau direbut dari pihak Jepang dan Belanda, termasuk tank amfibi dan meriam lapangan. Koleksi ini memberikan gambaran nyata mengenai kondisi militer Indonesia pada masa awal kemerdekaan yang masih sangat terbatas namun penuh semangat perjuangan.
Di dalam ruang pamer, museum juga menyimpan berbagai seragam militer, senjata ringan, foto dokumentasi perjuangan, hingga peralatan komunikasi yang digunakan oleh pejuang. Koleksi tersebut menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di medan perang, tetapi juga melibatkan strategi, komunikasi, dan organisasi yang terstruktur. Beberapa koleksi bahkan berasal dari operasi militer penting seperti Trikora, yang menunjukkan keterlibatan luas TNI dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.
Salah satu elemen yang sering menarik perhatian pengunjung adalah patung Jenderal Soedirman yang ditempatkan di area museum sebagai bentuk penghormatan kepada Panglima Besar TNI pertama. Kehadiran patung ini memperkuat suasana historis museum dan menjadi pengingat akan sosok pemimpin militer yang gigih mempertahankan kemerdekaan meskipun dalam kondisi kesehatan yang sangat terbatas.
Pusat Edukasi dan Pengingat Nilai Perjuangan Bangsa
Museum Brawijaya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pembinaan nilai-nilai perjuangan. Sejak awal pendiriannya, museum ini dirancang sebagai sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme, khususnya kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
16 Jun 2026, 22:00 WIB
Geopark
16 Jun 2026, 17:43 WIB
Geosite
15 Jun 2026, 20:28 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Peristiwa
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB