Pada masa lalu, Panting dimainkan dalam berbagai kegiatan masyarakat Banjar. Instrumen ini menjadi teman dalam acara syukuran, pesta panen, pernikahan, hingga hiburan setelah bekerja. Musik Panting juga kerap mengiringi pertunjukan seni tradisional, termasuk pembacaan syair dan lagu-lagu daerah yang sarat nasihat kehidupan.
Perkembangannya semakin pesat ketika mulai muncul kelompok musik Panting yang memainkan berbagai repertoar lagu Banjar. Dalam format ansambel, Panting menjadi instrumen utama yang memimpin melodi. Beberapa alat musik lain seperti babun, gong kecil, biola, gendang, dan kadang-kadang suling ditambahkan untuk memperkaya warna musik.
Ciri khas musik Panting terletak pada iramanya yang dinamis tetapi tetap lembut. Melodinya cenderung sederhana sehingga mudah dinikmati oleh berbagai kalangan. Lagu-lagu yang diiringinya sering mengangkat kehidupan masyarakat Banjar, keindahan alam Kalimantan Selatan, kisah cinta, hingga pesan moral yang disampaikan melalui syair berbahasa Banjar.
Secara fisik, Panting dibuat dari kayu pilihan yang memiliki karakter ringan tetapi kuat. Kayu nangka, cempedak, atau kayu lokal lainnya sering digunakan karena mampu menghasilkan resonansi suara yang baik. Badan alat musik dipahat secara manual oleh pengrajin berpengalaman sehingga setiap Panting memiliki karakter unik.
Bagian depan Panting ditutup menggunakan papan kayu tipis yang berfungsi sebagai ruang resonansi. Lehernya memanjang seperti gitar, namun ukurannya lebih pendek. Senar-senar dipasang dengan jarak tertentu agar menghasilkan nada yang sesuai dengan karakter musik Banjar.
Pembuatan Panting memerlukan ketelitian tinggi. Pengrajin tidak hanya memperhatikan bentuk, tetapi juga ketebalan kayu, keseimbangan ruang resonansi, hingga posisi lubang suara. Sedikit kesalahan dalam proses pembuatan dapat memengaruhi kualitas bunyi yang dihasilkan.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:51 WIB